Breaking News:

Covid19

Gerakan Berani Dinilai Mampu Tekan Kasus Covid di Kabupaten Bekasi

Gerakan itu diluncurkan tak lama setelah Dani Ramdan dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 22 Juli 2021 sebagai Penjabat Bupati Bekasi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, memberikan paparan saat menghadiri virtual Talkshow Nasional bertema "Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit di Tengah Pandemi-19", yang dirangkai dengan peluncuran TribunBekasi.com dan TribunTanggerang.com, pada Jumat (27/8/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM — Gerakan  Berani yang merupakan singkatan dari gerakan Kabupaten Bekasi Berantas Pandemi, dinilai mampu menekan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi.

Hal itu disampaikan Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan saat menghadiri virtual Talkshow Nasional bertema "Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit di Tengah Pandemi-19", yang dirangkai dengan peluncuran TribunBekasi.com dan TribunTanggerang.com, pada Jumat (27/8/2021).

Dani menjelaskan bahwa gerakan itu diluncurkan tak lama setelah dirinya dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 22 Juli 2021 sebagai Penjabat Bupati Bekasi.

Dani yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat itu menjelaskan gerakan Berani diluncurkan agar menjadi semangat bagi jajaran pemerintah, stakeholder, dan instansi pemerintah lainnya termasuk masyarakat untuk bersama-sama Berani dalam menanggulangi Covid-19.

Semuanya diharapkan berperan sebagai satgas dalam melakukan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bekasi.

Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, memberikan paparan saat menghadiri virtual Talkshow Nasional bertema
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, memberikan paparan saat menghadiri virtual Talkshow Nasional bertema "Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit di Tengah Pandemi-19", yang dirangkai dengan peluncuran TribunBekasi.com dan TribunTanggerang.com, pada Jumat (27/8/2021). (TribunBekasi.com)

Untuk satgas ini, pihaknya membagi dua area, yakni area industri dan permukiman. Di industri dibentuk satgas dari perusahaan bersama unsur dinas terkait hingga Kepolisian dan TNI.

Lalu, di permukiman dibentuk satgas dari tingkat kecamatan, desa, kelurahan hingga RT RW juga dilibatkan jajaran Polsek dan Koramil.

"Melalui satgas-satgas ini kami meluncurkan program Berani, Kabupaten Bekasi berantas pandemi," ungkap Dani.

Dalam gerakan Berani ini, ada tiga langkah yang dilakukan yakni pencegahan, penanggulangan dan pemulihan.

Untuk pencegahan mulai dari edukasi terkait penerapan protokol kesehatan, hingga vaksinasi Berani, artinya digelar secara masif.

Lalu penanggulangan itu 3T, testing, tracing, dan treatment. Sementara untuk pemulihan ialah dengan program JPS Berani (jaring pengamanan sosial), ini dilakukan pemerintah pusat, provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"BOR dari 90 persen sekarang menjadi 40 persen, tingkat kematian dari 3 persen menjadi 1 persen dan angka kesembuhan sebelumnya 85 persen menjadi 95 persen," paparnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved