Disdik Kota Bekasi Catat Ada 611 Sekolah Dasar yang Laksanakan PTM

PTM untuk jenjang sekolah dasar ini akan mulai dilaksanakan mulai Senin (6/9/2021) besok.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, pada Selasa (24/08/21). 

TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN — Setelah membuka pembelajaran tatap muka (PTM) untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP), Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali mengizinkan jenjang sekolah dasar (SD) untuk melaksanakan PTM.

PTM untuk jenjang sekolah dasar ini akan mulai dilaksanakan mulai Senin (6/9/2021) besok. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi mengatakan ada ratusan SD yang mendapatkan izin untuk melaksanakan PTM.

"Jadi untuk PTM tanggal 6 itu SD ya. Jadi tanggal 6 ini SD yang melaksanakan PTM di seluruh Kota Bekasi," kata Krisman dikonfirmasi, Minggu (5/9/2021)

Diungkapkan Krisman, bahwa dari ratusan SD yang akan melaksanakan PTM itu beberapa diantaranya juga pernah melaksanakan PTM beberapa bulan lalu sebelum kasus Covid-19 di Kota Bekasi melonjak, hingga akhirnya PTM terpaksa kembali dihentikan sementara.

Namun, seiringnya kasus Covid-19 yang sudah menurun dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III di Kota Bekasi, serta dalam aturan PPKM level sekolah sudah mendapatkan izin untuk melaksanakan PTM, Disdik Kota Bekasi mulai melaksanakan pendataan terkait sekolah yang akan melakukan PTM itu.

Tak hanya SD Negeri yang melaksanakan PTM pada Senin (6/9) besok. Beberapa SD swasta di Kota Bekasi pun juga melaksanakan PTM. Dengan syarat pelaksanaan PTM harus mengikuti aturan terutama terkait protokol kesehatan.

"Saya dapat data dari bidang SD. Untuk SD itu ada sekitar 356 yang buka. Ini termasuk yang pernah sebelumnya melaksanakan uji coba. Itu 356 SD hanya Negeri aja. Untuk swasta juga buka jumlahnya itu ada 255," katanya.

Dengan kembalinya dibuka pelaksaan PTM di Sekolah secara bertahap ini, Krisman menyatakan bahwa terpenting adalah bagaimana para orang tua untuk mendorong anak-anaknya untuk segera melaksanakan vaksinasi.

"Harapkan kita kedepan tentu dengan adanya PTM ini kita bisa segera mensukseskan vaksin usai 12-17, jadi mengimbau kepada orang tua dan anaknya untuk vaksin, kedua yaitu tetap menjaga protokol kesehatan," ucapnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved