Vaksinasi Covid19

Ini Alasan Bupati Cellica Nurrachadiana Percepat Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Keluarga di Karawang

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana sebut pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 keluarga saat ini terus dipercepat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana sebut program vaksinasi Covid-19 keluarga dipercepat bertujuan membentuk herd immunity. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Program vaksinasi Covid-19 keluarga dipercepat di Karawang, Jawa Barat.

Tujuan percepatan vaksinasi keluarga di masa pandemi Covid-19 ini demi mencapai herd immunity di Karawang.

Bahkan, program vaksinasi keluarga yang digelar di Praktek Bidan Mandiri (PBM) termasuk juga bidan desa milik puskesmas, membuat pencapaian warga yang divaksin Covid-19 melonjak tajam.

Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Baca juga: Ternyata Baru 8 Persen Siswa Kabupaten Bekasi yang Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Ingin Menjadi Peserta Vaksinasi Covid-19? Daftar di PeduliLindungi atau Vaksin Loket, Begini Caranya

Baca juga: Petugas Kecamatan dan Polsek Sukatani Door to Door Vaksinasi Ratusan Penyandang Disabilitas dan ODGJ

"Sangat signifikan, dari 29 Januari sampai 8 Agustus Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tabungan vaksinnya hanya 11,49 persen atau sekitar 327 ribu orang,"

"Sekarang ini 600 ribuan naiknya 17 persen sekian," katanya, di Pemda Karawang, pada Senin (6/9/2021).

Teh Celli sapaannya menjelaskan data terakhir capaian vaksinasi di Karawang mencapai 33,69 persen atau 645.986 warga disuntik vaksin dosis pertama dari target 1.917.354.

"Untuk dosis kedua yang telah menerima vaksin memang masih kecil 14,27 persen atau 273.661 warga dari target 1.917.354," ungkap dia.

Meski demikian, Teh Celli optimisi capaian vaksinasi di wilayahnya akan mencapai 70 persen hingga akhir tahun 2021 ini.

Sebab, adanya program vaksinasi keluarga ini dalam setiap minggunya menambah 5 persen capaian vaksinasi.

Bahkan waktu awal digelarnya program vaksinasi keluarga secara masif dapat menambah 200 ribu warga yang divaksin.

"Jadi bayangin saja waktu enam bulan ketika itu hanya 327 ribu orang, tapi adanya program vaksinasi keluarga ini dalam waktu lima hari itu hampir 200 ribu orang."

"Berarti, 65 persen bisa kita kerjakan dari yang kemarin dilakukan enam bulan," ungkap dia.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved