Berita Bekasi

Pemkab Bekasi Siaga Bencana Kekeringan, Ribuan Warga di Sembilan Kecamatan Krisis Air Bersih

Pemkab Bekasi bergerak cepat mengatasi krisis air bersih akibat bencana kekeringan. Musim kemarau panjang dan banyak sungai tercemar jadi pemicu.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
TribunBekasi.com
Pemkab Bekasi berusaha keras mengatasi bencana kekeringan di wilayahnya, akibat kemarau panjang dan sejumlah sungai tercemar. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Pemkab Bekasi saat ini sedang berjibaku mengatasi bencana kekeringan, akibat musim kemarau panjang dan kondisi sungai yang tercemar.

Akibatnya ada ribuan warga di sembilan kecamatan kini mengalami bencana kekeringan tersebut.

Baca juga: Bangkitkan Perekonomian, Pemkab Bekasi Uji Coba Buka Waterboom Lippo Cikarang dan Kawung Tilu

Akibatnya, beberapa warga terpaksa mengonsumsi air sungai yang tercemar limbah, seperti yang terjadi di Kali Cilemahabang, Desa Suka Karya, Kecamatan Karangbahagia.

Adapun sembilan kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Cibarusah, Cikarang Pusat, Serang Baru, Cikarang Timur, Sukawangi, Sukatani, Cabang Bungin, Muaragembong dan kecamatan Karangbahagia.

"Wilayah Kabupaten Bekasi memang sudah masuk siaga kekeringan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, Rabu (8/9/2021).

Pemerintah daerah telah mengirimkan bantuan air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan.

Kondisi ini, sambung Henri, sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.

Baca juga: Pemkab Bekasi Bakal Uji Coba Tempat Wisata Seiring Penurunan Kasus Covid-19

"Selain banjir, Kabupaten Bekasi kerap kekeringan, nah ini kita akan lakukan suplai air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan," ucapnya.

Aktivis Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan menduga, warga Kabupaten Bekasi sudah dua tahun belakangan kekurangan air bersih.

Hal itu dikarenakan air sungai yang ada di wilayahnya sudah tercemar limbah.

"Karena susah air bersih, banyak warga yang komsumsi air sungai yang tercemar limbah, apalagi sekarang masuk kekeringan," katanya.

Baca juga: RS Polri Kramat Jati Buka Posko Antemortem Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

Kualitas air yang mengaliri tujuh sungai alam wilayah Kabupaten Bekasi berbahaya untuk kesehatan apabila dikonsumsi.

Saat ini, hanya Kali Cikarang saja yang aliran air yang kualitasnya masih terjaga sebagai habitat satwa endemik, Ikan Baung.

Itu pun hanya dari kawasan Gunung Karang hingga Cikarang Barat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved