Breaking News:

Berita Bekasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Ungkap Masih Sedikit Pelajar yang Disuntik Vaksin Covid-19

Ternyata pelajar di Kabupaten Bekasi baru 32 persen yang mengikuti vaksin Covid-19 dosis pertama. Hal ini sangat membahayakan bila ikuti PTM.

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Ilustrasi vaksin Covid-19 - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengungkapkan jumlah pelajar di wilayahnya yang ikut program vaksin masih rendah, yakni 32 persen untuk dosis pertama. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikoh menjelaskan baru 32 persen remaja atau pelajar yang divaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, total target remaja yang divaksin sebanyak 296.714 orang. Mereka yang tergolong pelajar berusia antara 12-18 tahun.

Baca juga: Supriyadi Coba Tegar Kehilangan Putranya yang Baik saat Lapas Kelas I Tangerang Terbakar

"Sedangkan total siswa yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 96.371 orang, atau setara dengan 32 persen," kata Masrikoh saat dikonfirmasi, Rabu (15/9/2021).

Masrikoh merinci, terdapat puluhan ribu pelajar yang orang tuanya tercatat berdomisili atau ber-KTP di luar Kabupaten Bekasi, yakni sebanyak 42.753 orang, atau setara dengan 14,41 persen.

"Kalau pelajar yang orang tuanya ber-KTP Kabupaten dan divaksin oleh pemda atau di luar pemda, ada 53.618 orang, setara dengan 18,07 persen," ungkapnya.

Sementara itu, pelajar yang telah menjalani vaksinasi dosis kedua sebanyak 31.949 pelajar, atau setara dengan 10,73 persen.

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Disparbud Kota Bekasi Berencana Melakukan Uji Coba Pembukaan Karaoke dan SPA

Secara total, jumlah warga Kabupaten Bekasi yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 1.209.428 orang atau 50,02 persen dari target 2.417.794 orang.

Sementara untuk capaian vaksinasi dosis ke-2 sebanyak 514.060 orang atau 21,3 persen.

Seperti diketahui, Pemkab Bekasi telah menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) sejak Senin (6/9/2021) lalu.

Ada pun jumlah sekolah PAUD, SD, SMP neger dan swasta sebanyak 2.835 sekolah.

Sedangkan jumlah sekolah SMA negeri dan swasta beserta MI, MTS dan MA sebanyak 1.017 sekolah.

Baca juga: Wakil Ketua KPI Akui tak Lakukan Banyak Upaya dalam Menangani Kasus Pelecehan Seksual Pegawainya

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Valentino Verry
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved