Breaking News:

Berita Daerah

Kemenkumham Serahkan Uang Santunan saat Serah Terima Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Kemenkumham coba mengurangi beban keluarga korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang dengan memberikan santunan.

warta kota/miftahulmunir
Keluarga korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang saat menjemput jenazah, Rabu (15/9/2921). 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM kembali menyerahkan jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang ke pihak Keluarga di RS Polri Kramat Jati, Rabu (15/9/2021).

Pengambilan jenazah ini setelah pihak keluarga menandatangi surat pengambilan jenazah.

Baca juga: Banyak Anak Jarang Belajar, Save the Children Indonesia Lakukan Program Guru Kunjung

Hal itu sebagai bukti bahwa RS Polri sudah menyerahkan jenazah korban ke pihak Keluarga.

Wakil Menteri Hukum dan HAM, Eddy Hiraej mengatakan, pihaknya juga menyerahkan uang santunan kepada kekuarga korban.

"Uang santunan sebagai tali asih dari Kemenkumham tentunya dengan perasaan duka cita yang sangat mendalam," kata dia.

Menurut Eddy, apa yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang sama sekali tidak diinginkan semua pihak.

Baca juga: Satpol PP Kabupaten Bekasi Bakal Kasih Rekomendasi Penutupan Bioskop Jika Didapati Melanggar Prokes

Apalagi sampai menimbulkan korban meninggal dunia sebanyak 48 orang dan puluhan lainnya dirawat.

"Jangan dilihat dari besaran uang dukanya, tapi dilihat dari salah satu tanggung jawab dan tali kasih kita kepada keluarga korban," tutur dia.

Ia mengapresiasi tim DVI Mabes Polri beserta seluruh jajaran yang sudah bekerja keras mengidentifikasi jenazah para korban.

Karena, kondisi korban yang tewas saat ditemukan sebanyak 41 orang ini, kondisinya tidak menungkinkan dikenal.

Baca juga: Berkat Kerja Keras, Pemkab Bekasi Berhasil Capai Target 50 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Namun karena kerja profesional tim DVI Mabes Polri, satu persatu korban tewas di RS Polri bisa terungkap identitasnya.

"Alhamdulilah sampai dengan saat ini sudah 25 jenazah yang telah diidentifikasi," ucapnya.

Sementara, 16 jenazah lainnya masih dalam pengerjaan tim DVI Mabes Polri dan dalam waktu dekat bisa terungkap.

Baca juga: Bioskop Boleh Buka, Satpol PP Kabupaten Bekasi Imbau Pengelola Tak Lengah Prokes

Karena tim DVI Mabes Polri sudah menunjukan kinerja terbaik selama 24 jam bekerja identifikasi jenazah.

"Setidaknya itu saja yang bisa saya sampaikan," tuturnya.

Penulis: Miftahul Munir
Editor: Valentino Verry
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved