Berita Daerah

Ustaz di Tangerang Tewas Ditembak, Reza Indragiri Sebut Ada Aktor Intelektual di Balik Peristiwa ini

Selain itu kata Reza dari sejumlah fakta di lapangan, cukup kuat dugaan bahwa kasus ini, adalah sebuah pembunuhan berencana.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Kastuti (39) tak kuasa menahan rasa sedih. Tangisnya meledak saat jasad suaminya yakni Ustaz Armand tiba di rumah duka setelah dilakukan autopsi. Ustaz Armand tewas ditembak oleh orang tidak dikenal pada Sabtu (18/9/2021) usai melaksanakan salat Maghrib. Kejadian ini berlangsung di kediaman korban, Jalan Nean Saba RT 02 / RW05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Pelaku penembakan terhadap Ustaz Armand di Tangerang, hanyalah sebatas eksekutor. 

Hal itu dikatakan Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel.

Sehingga kata  dia ada aktor intelektual dibalik kasus ini.

Selain itu kata Reza dari sejumlah fakta di lapangan, cukup kuat dugaan bahwa kasus ini, adalah sebuah pembunuhan berencana.

"Dugaan, penembak sebatas eksekutor. Kalau begitu, berarti ada aktor intelektual atau pemesan dan pemasok senjata api," kata Reza, Minggu (19/9/2021) malam.

Baca juga: Pencuri Perlengkapan Bayi di Minimarket Tembak Karyawan dan Tabrak Polisi, Dua Polwan Turun Tangan

Reza menjelaskan kalau pelaku pakai alat yang terkesan sekenanya, mungkin seketika terbangun spekulasi bahwa pelaku adalah orang tidak waras. 

"Begitu pada kejadian-kejadian serupa sebelumnya," katanya.

Tapi karena pelaku pada peristiwa ini pakai senjata api, menurut Reza, maka bolehlah publik meyakini ini sebagai pembunuhan oleh orang waras.

"Apalagi pelaku dikabarkan mondar-mandir di lokasi selama berhari-hari. Dan melihat posisi lubang pada tubuh korban, ada alasan untuk meninjau ini sebagai pembunuhan berencana," ujar Reza.

Jadi, kata dia, ketika pelaku-pelaku terdahulu disebut polisi sebagai orang tidak waras saja sudah sangat mengerikan, maka apalagi ketika pelaku pada kejadian mutakhir tergolong orang waras. "Semakin mengerikan," katanya.

"Setiap warga negara berhak hidup selamat sejahtera dan mendapat perlindungan negara. Negara, spesifik kepolisian, pun berkewajiban melindungi seluruh warga negara," tambahnya.

Namun memahami betapa pentingnya peran guru-guru agama dalam kehidupan masyarakat kita, maka kata Reza sudah sepatutnya kita memiliki UU Perlindungan Pemuka Agama atau semacam itu.

"Dulu, ada PKS dan Abdul Rachman Thaha, Anggota Komite I DPD RI, yang getol mengangkat wacana itu. Semoga berlanjut dan mewujud," kata dia.

Seperti diketahui Ustaz Armand (43) ditembak hingga tewas oleh orang tak dikenal Sabtu (18/9/2021) malam.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved