Berita Nasional

Kemenkeu Gandeng Kemendikbudristek Gelar Edukasi Keuangan untuk Generasi Muda

Kementerian Keuangan terpanggil untuk mengedukasi generasi muda dalam mengelola uang yang baik dan benar.

Editor: Valentino Verry
Gorontaloprov.go.id via motorplusonline.com
Ilustrasi uang - Kemenkeu bersama Kemendikbudristek menggelar edukasi keuangan bagi generasi muda. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan, edukasi keuangan negara kepada generasi muda perlu ditanamkan sedini mungkin mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat, dan Sekolah Menengah atas (SMA) atau sederajat. 

Generasi muda adalah calon penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet pembangunan negeri di masa yang akan datang. 

Baca juga: Anak Nia Daniaty Diduga Menipu Guru SMA dengan Modus Jadi PNS

Menyadari betapa pentingnya generasi muda, Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menetapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor PRJ-4/MK.1/2021 dan 22/IV/PKS/2021 tanggal 26 April 2021. 

"Kerja sama ini tentang pemanfaatan video keuangan negara untuk program belajar dari rumah dalam rangka penguatan karakter ekosistem pendidikan, kebudayaan, dan keuangan negara," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Rahayu Puspasari, Jumat (24/9/2021). 

Menindaklanjuti PKS tersebut, Kemenkeu dan Kemendikbudristek meluncurkan serial video edukasi bertema keuangan negara untuk mendukung pembelajaran selama pandemi atau Belajar Dari Rumah (BDR) dengan judul Petualangan Ungkit. 

Baca juga: Ratusan Tanah Makam Tertimbun Sampah, Wali Kota Bekasi: Kita Pindahin, Ambil Beko, Kita Bungkus Lagi

Rahayu menjelaskan, Ungkit merupakan akronim dari #UangKita yang sangat identik dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Hal ini mengingat APBN sejatinya adalah uang milik rakyat Indonesia yang digunakan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

"Serial Petulangan Ungkit ini dimaksudkan untuk memberikan pengenalan dan pemahaman terkait keuangan negara kepada kalangan pelajar SD kelas I hingga III," katanya. 

Baca juga: Vega Darwanti Kaget Tukul Arwana Masuk RS Akibat Pendarahan Otak: Dia Selalu Kasih Kabar Bagus-bagus

Selain itu, materi pembelajaran juga difokuskan pada peningkatan literasi, numerasi, serta penumbuhan karakter peserta didik. 

Adapun tema keuangan negara yang disajikan dalam bentuk video animasi serta tokoh binatang (fabel) diharapkan mampu dipahami oleh kalangan peserta didik. 

“Semoga edukasi dan literasi keuangan yang dilaksanakan sejak dini kepada kalangan pelajar Sekolah Dasar ini dapat turut membentuk calon-calon generasi muda yang peduli, aktif, turut serta, dan berkontribusi positif dalam pelaksanaan pembangunan di masa yang akan datang,” pungkas Rahayu. (Tribunnews/Yanuar Riezqi Yovanda)

 

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved