Breaking News:

Berita Nasional

Program Kartu Prakerja Dipastikan Tersebar dari Sabang sampai Merauke

Bila dirinci lebih lanjut, sebanyak 5,5 juta peserta tercatat pada 2020, dan 5,9 juta penerima Kartu Prakerja pada 2021.

Editor: Ichwan Chasani
prakerja.go.id
Ilustrasi - Kartu Prakerja. 

TRIBUNBEKASI.COM — Tidak hanya di kota besar saja, program Kartu Prakerja dipastikan tersebar dan dirasakan seluruh masyarakat yang kesulitan imbas pandemi Covid-19, dari Sabang (Provinsi Aceh) hingga Merauke (Provinsi Papua).

Direktur Eksekutif Manajer Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari mengungkapkan hal tersebut dalam dialog produktif bertema Apa Kabar Kartu Prakerja secara virtual, Kamis (23/9/2021).

Denni mencontohkan, daerah terluar seperti Pulau Miangas yang masuk dalam Provinsi Sulawesi Utara, tercatat sejumlah penduduknya tergabung dan mengikuti program Kartu Prakerja.

“Kita mampu menjangkau Kabupaten Kota se-Indonesia. Jadi dari Sabang sampai Merauke dan juga Pulau Miangas sampai Pulau Rote ada semua,” papar Denni Puspa Purbasari, Kamis (23/9/2021).

“Untuk di kecamatan Miangas sendiri ada 9 penerima kartu Prakerja,” sambungnya.

Denni juga membeberkan sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan program Kartu Prakerja yang telah bergulir satu tahun lebih ini.

Permasalahannya yakni berkaitan dengan infrastruktur penunjang. Seperti internet dan juga perangkat smartphone atau laptop.

“Kalau kendala memang di berbagai daerah memang masalahnya internet. Sebenarnya ada internet (di daerah tersebut) hanya saja tidak stabil.

“Kedua, di sini kan tidak semua memiliki gadget (yang bagus spesifikasinya). Karena itu sejak awal program pada 2020 kami telah meminta bantuan kepada Menteri Dalam Negeri, dan beliau telah mengeluarkan surat edaran agar 5 SKPD (satuan kerja perangkat daerah) untuk membantu pendaftaran para peserta hingga mereka saat mengikuti pelatihan,” paparnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, selama setahun lebih program ini digulirkan, tercatat sudah menjangkau 11,4 juta penerima manfaat.

Jumlah ini berdasarkan data sejak gelombang 1 dibuka pada 11 April 2020 hingga saat ini.

Bila dirinci lebih lanjut, sebanyak 5,5 juta peserta tercatat pada 2020, dan 5,9 juta penerima Kartu Prakerja pada 2021.

“Kami baru saja menetapkan peserta gelombang ke-21. Jumlahnya sehingga pada tahun 2021 ini update-nya adalah 5,9 juta penerima pada tahun 2021,” ucap Denni.

“Sedangkan pada tahun 2020 yang merupakan gelombang 1 sampai 11 itu total penerima program kartu prakerja sebanyak 5,5 juta orang,” pungkasnya. (Tribunnews.com/Ismoyo)

 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved