Selasa, 28 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Daerah

Terkait Munculnya 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Selama PTM, Disdik DKI: Bukan Hasil Survei Dinkes

Nahdiana mengaku sudah menelusuri data Direktorat PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kemendikbudristek tentang 25 klaster Covid-19 PTM.

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
ILUSTRASI PTM --- Para siswa SDN Bekasi Jaya V, Jalan Agus Salim, Bekasi Timur mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah pada Senin (6/9/2021) pagi. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Dinas Pendidikan DKI Jakarta membantah data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI soal adanya 25 klaster Covid-19 di sekolah selama pembelajaran tatap muka (PTM) berlangsung.

Hal itu ditegaskan, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana pada Jumat (24/9/2021).

Berdasarkan keterangannya, Nahdiana mengaku sudah menelusuri data Direktorat PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah pada Kemendikbudristek tentang 25 klaster Covid-19 PTM.

Nahdiana menyebut, survei yang dilakukan Direktorat PAUD dan Dikdasmen adalah survei yang dilakukan responden sekolah, bukan berdasarkan hasil surveilans Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Baca juga: Ratusan Sekolah di Kota Bekasi yang Belum Gelar PTM Diperkirakan Berlangsung Mulai Oktober 

Baca juga: Aep Syaepuloh Minta Satgas Kecamatan Awasi Prokes saat Pelaksanaan PTM di Sekolah

“Survei tersebut dilaksanakan untuk periode bulan Januari sampai dengan September tahun 2021, sehingga tidak menggambarkan kasus baru pasca PTM Terbatas dimulai,” kata Nahdiana.

Menurutnya, dari 25 sekolah yang dinyatakan klaster Covid-19, hanya dua sekolah yang masuk dalam daftar PTM terbatas tahap satu sejak Senin, 30 Agustus 2021 lalu.

Kedua sekolah tersebut adalah SMP Cindera Mata Indah dan SMKS Yadika Jakarta.

“Namun berdasarkan data di lapangan, sejak dimulai PTM terbatas tahap satu, tidak terdapat kasus Covid-19 di sekolah tersebut, baik dari peserta didik maupun pendidik dan tenaga kependidikan," jelas Nahdiana.

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI telah merilis data survei 25 klaster Covid-19 ditemukan di Ibu Kota yang berasal dari pembelajaran tatap muka (PTM).

Data yang diunggah di webiste sekolah.data.kemdikbud.go.id tersebut menuliskan data survei per tanggal 22 September 2021 terdapat 25 klaster dari 897 responden sekolah yang mengisi survei.

Lalu, dari 25 klaster tersebut, terdapat rinciannya yakni Jakarta Timur 6 klaster, Jakarta Utara 5 Klaster, Jakarta Selatan 5 klaster dan 1 klaster di Jakarta Pusat.

Kemudian untuk Jakarta Barat menjadi wilayah dengan klaster PTM tertinggi dengan 8 klaster.

Total Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang tercatat positif Covid-19 mencapai 227 kasus. Sedangkan peserta didik yang terpapar Covid-19 dan berstatus positif total 241 kasus. 

 

BERITA VIDEO PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI KOTA BEKASI

Sumber: Wartakota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved