Berita Daerah

Minimalisir Risiko Kecelakaan di Jalan, Forwot Gelar Pelatihan Keselamatan Berkendara

kegiatan ini diharapkan mampu membantu menekan angka fatalitas kecelakaan yang kian hari terus meningkat. 

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Dedy
dok Forwot
Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) menggelar Safety Riding Training di Tangerang Selatan, pada 24-25 September 2021. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Guna menciptakan budaya berkendara yang berkeselamatan, Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) menggelar Safety Riding Training di Tangerang Selatan, pada 24-25 September 2021.

Kegiatan yang melibatkan para jurnalis dan bikers dari berbagai komunitas motor ini, 
dalam rangka memeringati hari Perhubungan Nasional yang diperingati pada 17 September 2021 lalu.

Ainto Harry Budiawan, Ketua Bidang R2 Forwot mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu membantu menekan angka fatalitas kecelakaan yang kian hari terus meningkat. 

"Lewat kegiatan ini diharapkan para peserta training bisa berbagi pengetahuan mereka selama kegiatan kepada keluarga, rekan kerja, komunitasnya, dan masyarakat," kata Ainto dalam siaran persnya, Minggu (26/9/2021).

Baca juga: Polda Catat 9.682 Nyawa Melayang karena Kecelakaan Lalu Lintas Selama Tahun 2020

Baca juga: Kurang Antisipasi Jaga Jarak Jadi Penyebab 8 Kendaraan Alami Kecelakaan Beruntun di KM 51 Tol Japek

Pelatihan safety riding yang didukung oleh PT Astra Honda Motor, Wahana Honda, GAS Triumph Motorcycles, Golin Weber Sandwick, Zuttoride dan Motul ini, dipandu oleh Jusri Pulubuhu selaku chief instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC).

Dalam pelatihan itu, terdapat dua sesi yakni sesi teori dan sesi praktik.

Pada sesi teori, Jusri Pulubuhu memaparkan soft skill berkendara khususnya untuk mengendarai sepeda motor.

Materi ini disampaikan melalui kegiatan virtual yang digelar pada Jumat, 24 September 2021.

Dalam hal ini, Jusri memaparkan cara untuk meminimalisir risiko kecelakaan di jalan.

Sebagaimana diketahui, angka kecelakaan di jalan raya didominasi oleh para pengguna sepeda motor. 

Hal ini terjadi dari minimnya pengetahuan dan kesadaran para pengendara tertib saat berkendara.

Selanjutnya pada sesi praktik, para peserta menjalani pelatihan secara langsung skill berkendara dan trik-trik khusus dalam cara menghindari potensi kecelakaan di jalan.

Menurut data yang diberikan oleh Korlantas Polri, selama periode 2016-2020, angka kecelakaan didominasi oleh usia produktif yakni, pelajar hingga pekerja muda menjadi yang paling banyak menjadi korban kecelakaan lalu lintas hingga mencapai 74 persen.

"Dengan adanya acara ini, diharapkan para peserta dapat menularkan informasi yang positif dan pengetahuan lebih kepada orang-orang tercinta agar bisa lebih memahami keselamatan dalam berkendara di jalan raya," kata Jusri Pulubuhu. 

 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved