Berita Daerah

Motif Penembakan Paranormal Terkuak, Dendam Istri Pernah Ditiduri, Sewa Pembunuh Bayaran

Karena mengetahui istrinya diperdaya oleh A, kemudian M merencanakan pembunuhan.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Polisi tunjukan barang bukti penembakan di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten, Selasa (28/9/2021) (Desy Selviany) 

TRIBUNBEKASI.COM --- Kasus penembakan misterius terhadap tokoh agama di Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten dipicu urusan ranjang.

Penembakan itu sudah direncanakan oleh pelaku utama.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa pihak penyidik dari Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membentuk tim untuk mengungkap penembakan yang terjadi Sabtu (18/9/2021).

Hasilnya didapat bahwa motif penembakan terhadap pria inisial A (39) dipicu dari profesinya sebagai paranormal.

Baca juga: Begini Ciri-ciri Enam Pelaku Pembegalan Motor Ustaz Jamiludin di Mustikasari Kota Bekasi

Baca juga: Ustaz di Tangerang Tewas Ditembak, Reza Indragiri Sebut Ada Aktor Intelektual di Balik Peristiwa ini

Kata Yusri, awalnya tersangka inisial M memiliki dendam terhadap A.

Dendam dipicu dari peristiwa 10 tahun lalu dimana istrinya M pernah ditiduri oleh A dengan iming-iming pengobatan alternatif.

"Karena ada sms yang sempat bocor ke tersangka M baru diketahui sekitar dua tahun lalu. Kemudian istrinya mengaku saat berobat diminta berhubungan intim oleh A," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat, Selasa (28/9/2021).

Karena mengetahui istrinya diperdaya oleh A, kemudian M merencanakan pembunuhan.

Ia meminta tersangka lain Y mencari dua eksekutor untuk membunuh A.

Kemudian Y memberikan satu eksekutor inisial K dan satu joki inisial S.

Keduanya diperintahkan menembak A dengan iming-iming uang Rp50 juta.

"Sementara Y mendapat imbalan Rp10 juta untuk menghubungkan M dengan dua tersangka lainnya," jelas Yusri.

Saat eksekusi M serahkan uang tunai senilai Rp35 juta kepada eksekutor berikut sepucuk senjata kaliber 32.

Kata Yusri, saat itu S dan K sudah mengintai korban selama empat hari di rumahnya.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved