Berita Bekasi

DPRD Baru Bahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan Kabupaten Bekasi 2021, Begini Alasannya

DPRD Kabupaten Bekasi baru mulai membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kabupaten Bekasi 2021, Apa alasannya?

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Gorontaloprov.go.id via motorplusonline.com
Ilustrasi: DPRD Kabupaten Bekasi baru mulai membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kabupaten Bekasi 2021, Apa alasannya? 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kabupaten Bekasi 2021, baru dibahas DPRD Kabupaten Bekasi

Padahal draf Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) telah disampaikan pihak Pemkab Bekasi.

Kepala Bagian Risalah dan Persidangan Pada Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya akui jika rancangan KUAPPAS telah disampaikan ke DPRD Kabupaten Bekasi sejak lama.

"Hari ini mau dibahas di Rapim (Rapat Pimpinan DPRD), lalu dilanjut rapat konsultasi fraksi dan Banmus."

Baca juga: Airlangga Ungkap Realisasi Anggaran Program PEN Telah Tembus Rp404,7 Triliun

Baca juga: Muncul Kasus Positif Covid-19 dan Pelanggaran Protokol Kesehatan, PTM di Tujuh Sekolah Ditutup

Baca juga: Tujuh Fraksi Laporkan Prasetyo Edi ke Badan Kehormatan DPRD DKI atas Dugaan Pelanggaran Administrasi

"Memang rancangan itu sudah sampai ke DPRD sudah lama," kata Surya saat dikonfirmasi, Rabu (29/9/2021).

Ia belum mengetahui kapan pelaksaan paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2021 akan dilakukan.

"Soal kapan paripunanya saya kurang tahu yang pasti nanti ada Rapat Rapim sekaligus rapat konsultasi dengan fraksi"

"Kemudian masuk ke Banmus (Badan Musyawarah DPRD), baru di Banmus itu dijadwalkan. Kita hanya mencatat hasil rapat Banmus"

 

"Memungkinkan nanti rencananya tanggal 30 September ini, tapi tetap kita tunggu hasil rapat DPRD," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodaratullah mengaku mulai melakukan pembahasan pada pekan ini sesuai yang telah dijadwalkan Badan Musyawarah DPRD.

"Mau dibahas berdasarkan hasil Banmus, kemarin kita acara ke tempat - tempat lain, kita hanya mengikuti jadwal Banmus, hari ini baru dijadwalkan," kata Holik.

Politisi Partai Gerindra ini mengaku tak mau terburu-buru melakukan pembahasan APBDP.

Sebab dibutuhkan kehati-hatian dalam menyusun anggaran sebelum dilakukan pengesahan.

"Karena APBD Perubahan ini kan anggaran itu harus spesifik dulu penggunaan dan sisanya, kalau belum jelas kita gak mau."

"Karena penganggaran Covid itu masih belum jelas, kalau sudah jelas, baru kita lakukan perubahan anggaran," tuturnya.

(TribunBekasi.com/ABS)

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved