Berita Karawang
PTM Baru Dimulai Pelajar Malah Tawuran, Ini Langkah Polres Karawang
Apa yang dilakukan pelajar Karawang tak patut ditiru. Sebab, baru juga PTM terbatas dimulai, mereka malah tawuran.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Karawang, Jawa Barat, baru saja dimulai. Akan tetapi justru aksi tawuran pelajar marak terjadi.
Dalam satu pekan terakhir ini aksi tawuran pelajar terjadi sejumlah wilayah Karawang. Di wilayah Rengasdengklok, Jalan Raya Syehkuro Cilamaya Kulon, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, dan terakhir di Jalan Baru Tanjung Pura, Karawang Timur, Selasa (28/9/2021) sore.
Baca juga: Jaring Warga Belum Divaksin, Pemkab Bekasi Perluas Cakupan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi
Melihat rentetan peristiwa tawuran itu, Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono mengaku sangat menyesalkan aksi tawuran tersebut.
Disaat baru dimulainya PTM, malah para pelajar ini melakukan aksi tawuran.
"Tentunya kami sangat menyayangkan, karena ini baru dimulai PTM di Karawang, namun malah tidak dimanfaatkan dengan baik malah terjadi tawuran," ujar Aldi saat di Mapolres Karawang, Rabu (29/9/2021)
Aldi menerangkan sebagai langkah antisipasi, Polres bersama Kodim dan Pemkab Karawang mendatangi seluruh sekolah di Karawang.
Untuk memastikan agar para pelajar ini tidak melakukan aksi tawuran.
Baca juga: Istri Wagub Jabar, Lina Marlina: Ketika Jalan Sama Saya Salatnya Enggak Pernah Ketinggalan
"Hari ini kami bersama Kodim Karawang, Pemkab Karawang, hingga tingkat Polsek Koramil, Kecamatan serentak turun ke sekolah untuk pertama memastikan protokol kesehatan dulu, yang kedua memastikan anak-anak kita ini bahwa tawuran itu salah," terangnya.
Aldi menambahkan kepolisian akan meningkatkan patroli wilayah, baik dari polres, polsek maupun bersama Kodim, Koramil dan Satpol PP.
"Untuk pencegahan tetap kita lakukan dari polres dan polsek-polsek melakukan patroli secera terbuka untuk memantau secara langsung kegiatan pembelajaran dan ketika mereka pulang sekolah," ucapnya.
Dia juga mengimbau kepada para orangtua dan stakeholder di Karawang dapat mengawasi dengan baik.
Sebab, soal tawuran ataupun kenakalan pelajar ini bukan hanya tugas kepolisian saja.
Baca juga: Pemkab Bekasi Bakal Lakukan Pemeriksaan Acak Siswa Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah
Tapi tugas semua stakeholder, orangtua, guru, pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, semua organisasi sangat berperan untuk mendidik serta mengawal genarasi-generasi muda di Karawang.
"Kita saat ini menuju indonesia emas 2045, oleh karena itu mari kita sama-sama menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang unggul, memiliki skil, memiliki karakter untuk bisa bersaing baik level Karawang, level Indonesia, ataupun level asia bahkan dunia," ungkapnya.
Aldi juga meminta apabila masyarakat melihat ada sekumpulan pelajar yang terindikasi hendak melakukan tawuran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/aldi.jpg)