Breaking News:

Covid19

Siswa SD Terpapar Covid-19 Saat PTM Terbatas, Bakal Jadi Klaster Sekolah? Simak Penjelasan Wali Kota

Ditemukannya siswa SD positif Covid-19, diketahui saat berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
Shutterstock/creativeneko via Kompas.com
Ilustrasi: Seorang siswa sekolah dasar (SD) terpapar Covid-19 di Kota Bekasi saat berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. 

Penutupan ini tak lain untuk melakukan tracing siswa-siswa yang mengalami kontak erat pada siswa yang terpapar Covid-19 itu.

Jika ditemukan tentu akan dilakukan penanganan berkelanjutan dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi ataupun dari Puskemas setempat.

"Nah tapi, kita pastikan belum (ada kasus). Karena kemarin senin belum ada laporan," katanya.

Inayatullah tekankan agar orangtua siswa turut andil membantu para guru terkait pengawasan protokol kesehatan terutama ketika sudah berada di luar sekolah.

Dirinya khawatir siswa terpapar Covid-19 bukan dari sekolah melainkan saat di luar sekolah.

Sebab sejauh ini kata Inayatullah, masih banyak pelajar di luar sekolah yang abai khususnya dalam hal penggunaan masker.

Pihak sekolah tidak bisa melakukan pengawasan selama 24 jam penuh, untuk itu perlu dibarengi kerjasama antara orangtua maupun masyarakat setempat.

"Kalau di sekolah mungkin bisa disiplin. Tetapi begitu pulang atau di masyarakat kadang kadang tidak pakai masker anak-anak di rumah ini."

"Nah ini yang harus benar bener bagaimana kita disiplin terkait prokes," ucapnya.

Siswa SMA di Kabupaten Bekasi Positif Covid-19

Halaman
1234
Sumber: Tribun bekasi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved