Berita Bekasi

Pemkot Bekasi Bakal Pasangi Stiker Rumah Warga yang Sudah Vaksin Covid-19

Guna mengetahui secara pasti warganya sudah tervaksin atau belum, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi akan memasangi striker di rumah masing-masing.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Desy Selviany
Ilustrasi vaksin Covid-19 - Pemkot Bekasi akan memasangi stiker di rumah warganya yang sudah tervaksin. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi terus mengejar capaian vaksinasi di wilayahnya, salah satunya yaitu dengan program vaksinasi door to door dalam lingkup cakupan Rukun Warga (RW), hal ini dilakukan agar mempermudah, masyarakat mendapatkan vaksin.

Tak hanya melakukan vaksinasi door to door, Pemerintah Kota Bekasi juga dalam waktu dekat akan menempelkan stiker rumah-rumah warga yang dalam satu kepala keluarga (KK) diwajibkan sudah tervaksin secara keseluruhan.

Baca juga: Ternyata Ini Pemicu Bertambahnya Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Karawang

"Jadi kita lakukan indentifikasi dari rumah ke rumah, berkenaan dengan kepala keluarga atau anggota yang wajib vaksin sudah melalui sticker, tervaksin dan belum tervaksin," kata Rahmat Effendi ditemui, Senin (4/10/2021).

Langkah vaksinasi door to door yang dilalukan oleh Pemerintah Kota Bekasi ini sebagai upaya percepatan vaksin untuk segera membentuk herd immunity khususnya masyarakat Kota Bekasi.

Apalagi saat ini cakupan vaksinasi di Kota Bekasi baru berada di angka 73 persen.

Baca juga: Polda Metro Periksa Manajemen Hotel Bidakara karena Jadi Lokasi Tes CPNS Kasus Putri Nia Daniaty

Sementara menyusulnya kasus Covid-19 di Kota Bekasi yang terus turun, dan beberapa kelonggaran diberikan membuat masyarakat mulai menurun untuk melaksanakan vaksinasi, sehingga dengan dilakukan vaksinasi door to door diharapkan capaian vaksin mengalami kenaikan.

"Kendalanya sekarang ini memang masih ada warga yang enggan untuk datang (sentra vaksin), sehingga kita harus datang dari rumah ke rumah," katanya.

Baca juga: Angka Kemiskinan di Kabupaten Karawang Meningkat 8,26 Persen Selama Pandemi Corona

Teknis pemasangan stiker di rumah-rumah diharapkan sudah berjalan beberapa waktu lalu hanya saja memang pembuatan stiker baru saja dibuat beberapa hari lalu, sehingga dalam waktu dekat akan segera dilakukan penempelan stiker di rumah sekaligus melakukan vaksinasi door to door.

"Jadi nanti yang sudah tervaksin kan tercontreng, kalo kepala keluarganya saja sudah tervaksin tercontreng, berati ada anggota keluarganya belum, nanti itu bisa di vaksin lagi," katanya.

Sebelumnya, dalam percepatan vaksinasi door to door, Pemerintah Kota Bekasi tidak lagi menyasar pada lingkungan Kelurahan, melainkan dipersempit ke lingkungan RW.

Adapun vaksin door to door itu akan dilakukan di 1.018 titik yang tersebar di berbagai RW di Kota Bekasi.

Baca juga: Pernikahannya dengan Aufar Hutapea Dikabarkan Tengah Retak, Ini Kata Pesinetron Olla Ramlan

"Sekarang mobile kita rubah. Kalau kemarin kan kita buat meja pendaftaran dan lain-lain. Nah kalau sekadang kita yang datangi. Jadi by name by address," katanya.

Vaksinasi door to door ini, diungkapkan Pepen sapaan akrabnya, sebagai bentuk kemudahan masyarakat yang disibukan dalam kegiatannya sehari-hari.

Bahkan vaksin door to door ini bisa dilakukan pada malam hari, artinya pihaknya meminta jajarannya untuk menyesuaikan kondisi di wilayah masing-masing.

Baca juga: Pencemaran Kali Cilemahabang Biasanya Terjadi Saat Malam Hari, Air Langsung Berubah Jadi Hitam Pekat

"Iya kalau orangnya pagi ga ada, siang, kalau ga ada juga malam. Nah, nanti yang sudah di vaksin tempelin stiker rumahnya. Nah, misal kalau yang tervaksin baru kepala keluarganya aja kasih kode di stikernya," katanya.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved