Berita Bekasi

Pj Bupati Bekasi Prihatin Wilayahnya Minim Transportasi Umum, Padahal Mobilitas Penduduknya Tinggi

Kepada Dani, para pengelola kawasan industri mengaku telah mengantongi rekomendasi dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengatakan gagasan pembangunan monorail diusulkan oleh tim dari Jababeka dan sudah lama digulirkan merupakan rencana yang bagus. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG -- Di tempati ribuan perusahaan besar menjadikan Kabupaten Bekasi dilabeli sebagai kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara.

Namun sayangnya, predikat tersebut tak didukung dengan pengadaan sarana transportasi umum yang memadai.

"Kalau saya melihatnya seperti ini, saya perhatikan, kok Kabupaten Bekasi tidak punya sistem transportasi umum yang jelas dan memadai. Sementara mobilitas penduduknya sangat luar biasa antara kawasan maupun di luar kawasan," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/10/2021).

Minimnya transportasi umum yang mempersulit dan menghambat mobilitas masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari menjadi pertanyaan besar bagi Dani yang baru dua bulan menjabat.

Baca juga: Perda Wisata Industri Kabupaten Bekasi Masih Digodok, Ditargetkan Rampung 6 Bulan Kedepan

Baca juga: Wisata Industri Kabupaten Bekasi Bisa Bantu Perekonomian Daerah Pasca Diterpa Krisis Covid-19

Hal itu juga dikemukakan oleh Dani saat menggelar rapat bersama tiga pengelola kawasan industri.

Hingga kemudian gagasan lama, untuk membangun monorail, kembali muncul sebagai solusi penuntasan masalah.

"Gagasan pembangunan monorail diusulkan oleh tim dari Jababeka dan ternyata sudah lama digulirkan. Makanya kalau menurut saya, rencana ini bagus," ungkapnya.

 

 

Kepada Dani, para pengelola kawasan industri tersebut, mengaku telah mengantongi rekomendasi dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Bahkan mereka pun memaparkan cetak biru rencana pembangunan monorail yang nantinya akan menghubungkan belasan kawasan industri, kantor pemerintahan, transit oriented development (TOD) dan tempat-tempat strategis lainnya.

"Kalau saya lihat rencana rute monorail itu bentuknya letter U. Karena di sini ada dua stasiun besar, Cikarang dan Tambun, dari situlah awal dan akhirnya. Kemudian relnya dihubungkan ke Jababeka, Delta Mas, Lippo dan lainnya," kata Dani.

Rel monorail juga akan menjangkau titik terdekat menuju Tol Jakarta-Cikampek beserta stasiun kereta cepat dan LRT. 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved