Berita Nasional
Tanggapi Mundurnya Puluhan Kader Partai, Humas DPP Partai Ummat: Itu Seleksi Alam dan Hal yang Wajar
Mereka akan mundur dengan sendirinya bila merasa ragu atau tidak yakin bisa menyesuaikan dengan ritme partai.
TRIBUNBEKASI.COM --- Sejumlah pengurus dan kader partai bentukan Amien Rais, Partai Ummat ramai-ramai mengundurkan diri.
Setelah Agung Mozin dan Neno Warisman, terkini para pengurus DPD Partai Ummat Kota Depok berjumlah 26 orang menyatakan mundur.
Sebelumnya, Neno Warisman, anggota Majelis Syuro dan Agung Mozin, Sekretaris Dewan Majelis Syuro Partai Ummat, tercatat salah seorang pendiri partai ini.
Bahkan, eks Wakil Ketua DPD Partai Ummat, Syahrial Chan, mengatakan sekarang sudah ada 31 orang yang mundur di DPP Partai Ummat Kota Depok.
Baca juga: Puluhan Orang Mundur dari Partai Ummat, Apa Penyebabnya? Berikut Ini Penjelasan Mustofa Nahrawardaya
"Hanya saja belum terdata, tetapi sudah menyatakan mundur," kata Syahrial.
Mundurnya para pengurus Partai Ummat, baik di pusat maupun daerah, menjadi berita populer.
Humas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya, memberi tanggapan terkait mundurnya para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kota Depok.
Menurut Mustofa, mundurnya para pengurus tersebut merupakan seleksi alam dari bagian suatu keanggotaan partai politik.
Bahkan hal tersebut, kata Mustofa seperti dilansir Tribunnews.com, adalah hal yang wajar.
Mereka akan mundur dengan sendirinya bila merasa ragu atau tidak yakin bisa menyesuaikan dengan ritme partai.
Baik itu mundur sendiri karena keinginan pribadinya ataupun mundur bersama-sama.
Amien Rais pun buka suara terkait mundurnya para kader partai bentukannya tersebut.
Wartawan senior Karni Ilyas bertanya kepada Amien Rais mengenai mundurnya pengurus pusat dan daerah Partai Ummat.
Pertanyaan itu dilontarkan saat mewawancarai Amien Rais dalam program Karni Ilyas Club yang tayang, Jumat (8/10/2021).
"Ada pengurus DPP Partai Ummat seperti Neno Warisman, Agung (Mozin) yang justru mundur dan ada beberapa (pengurus) daerah yang mengundurkan diri dari Partai Ummat," tanya Karni sebagaimana dikutip dari video Karni Ilyas Club, Minggu (10/10/2021).
Amien Rais pun menjawab pertanyaan Karni Ilyas.
Namun, Amien tidak menjawab secara gamblang.
Ia menyebut kasus mundurnya Neno Warisman sebagai sesuatu hal yang lain.
"Saya tahu anatominya sekarang ini. Jadi memang, kalau kasus Neno lain lagi," ujarnya.
Adapun soal mundurnya Agung Mozin, Amien mengaku sudah menganalisa.
"Agung Mozin itu kita sudah memotret, sudah," katanya.
Lebih lanjut, Amien tidak menjelaskan soal mundurnya para pengurus Partai Ummat.
Ia menyebut proses mundurnya para pengurus Partai Ummat sebagai hal yang biasa.
"Jadi, saya dalam jam terbang pengalaman berpolitik ini, memang sesuatu yang biasa," ujar dia.
Amien justru menyinggung anak buahnya yang ia sebut telah mengeroyoknya hingga akhirnya membuat dirinya keluar dari PAN.
"Tapi saya garis bawahi mengapa saya dikeroyok oleh anak buah saya itu, yang karena pernah menjadi menko, menjadi menteri ini, menteri itu. Semuanya itu, itu karena saya dianggap penganggu. 'Mengapa sih nggak mendukung pak Jokowi. Pak Jokowi yang bisa memberikan cash and carry, jadi udahlah pak Amien kita keroyok saja agar keluar'. Ya saya keluar betul," beber Amien.
(Sumber: Tribunnews.com/Daryono/Citra Agusta Putri Anastasia)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejumlah Pengurus Partai Ummat Mundur, Amien Rais: Saya Tahu Anatominya Sekarang, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/10/10/sejumlah-pengurus-partai-ummat-mundur-amien-rais-saya-tahu-anatominya-sekarang?page=2.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul POPULER NASIONAL: Para Pengurus Partai Ummat Mundur | Kata Amien Rais tentang Mundurnya Kader Ummat, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/10/11/populer-nasional-para-pengurus-partai-ummat-mundur-kata-amien-rais-tentang-mundurnya-kader-ummat.