Breaking News:

Berita Bekasi

Update Covid-19: BOR Rumah Sakit Kota Bekasi Tersisa 0,51 persen

Kasus aktif Covid-19 di Kota Bekasi kian menurun. Ini dibuktikan dengan angka keterisian ruang di rumah sakit (BOR) yang menurun drastis.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Shutterstock/creativeneko via Kompas.com
Ilustrasi virus corona - Kasus aktif Covid-19 di Kota Bekasi kian menurun. 

TRIBUNBEKSI.COM, BEKASI - Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami penurunan.

Bahkan berdasarkan data komite kebijakan penanganan dan tranformasi pemulihan ekonomi Kota Bekasi untuk bed occupancy rate (BOR) tercatat tinggal 0,51 persen.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Booster untuk Nakes di Kota Bekasi Tersisa 10 Persen, Berikut Respon IDI

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menganggap jika angka kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami perubahan yang sangat baik, termasuk kondisi BOR di rumah sakit di Kota Bekasi hingga saat ini.

"Suatu capain yang luar biasa, dimana angka BOR kita untuk Tempat Tidur Ruang ICU Covid-19 di seluruh Rumah Sakit di Kota Bekasi melalui angkanya sudah berada di 0,51 persen," kata Pepen sapaan akrab Rahmat Effendi, Rabu (13/10/2021).

Perkembangan BOR ini, diungkapkan oleh Pepen, jika terdata dari 47 Rumah Sakit yang tersedia di Kota Bekasi baik Rumah Sakit Milik Pemerintah Kota Bekasi maupun Swasta.

Bahkan saat ini terdata tempat tidur ICU Covid-19 sebagian kosong.

Baca juga: Rencana Ridwan Kamil Berkantor di Kabupaten Bekasi, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan: Itu Tradisi Beliau

"Dari ratusan tempat tidur yang tersedia bagi pasien yang tengah menjalani perawatan terdapat sebanyak 1 orang saja," katanya.

Perubahan penurunan BOR Rumah Sakit ini pun juga sangat terasa, sebab pada 5 Oktober 2021 lalu angka BOR Tempat Tidur ICU Covid-19 di Kota Bekasi baru mencapai 4,08 persen.

Tentunya dengan seiringnya waktu kini bisa lewati kurang dari 1 persen.

Meskipun angka kasus hingga BOR mengalami penurunan yang cukup baik.

Tentunya Pepen tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tidak abaikan protokol kesehatan, selain itu ia juga meminta masyarakat yang belum vaksin untuk segera melakukan vaksinasi.

Baca juga: Ketua PMI Jakarta Was-was Jumlah Pendonor kian Menurun Berdampak Negatif pada Stok Darah

"Prokes tetap dijaga. Yang belum vaksin ayo vaksin. Ini untuk mencapai herd immunity di Kota Bekasi. Sehingga perekonomian pun kembali pulih," ucapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved