Berita Karawang

Wujudkan Generasi Emas, Unsika Bangun Gerakan Nasional Revolusi Mental

"Gerakan ini berfungsi untuk meningkatkan peran aktif generasi muda melalui kompetisi inovasi untuk mencapai generasi emas 2045,"

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Universitas Singaperbangsa Karawang atau Unsika membangun gerakan nasional revolusi mental, guna mewujudkan generasi emas. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Universitas Singaperbangsa Karawang atau Unsika membangun gerakan nasional revolusi mental, guna mewujudkan generasi emas.

Gerakan itu dilakukan Unsika bersama Forum Rektor Indonesia dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melalui lomba inovasi bertajuk Unsika National Innovation Challenge (UNIC).

"Gerakan ini berfungsi untuk meningkatkan peran aktif generasi muda melalui kompetisi inovasi untuk mencapai generasi emas 2045," kata Rektor Unsika Prof. Dr. Sri Mulyani, pada Sabtu (23/10/2021).

Sri menjelaskan UNIC merupakan program yang mengintegrasikan kegiatan lomba bagi mahasiswa tingkat nasional untuk ikut dalam pendidikan karakter, kampanye Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), pembangunan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas, serta sebagai bentuk kontribusi dan persiapan SDM menuju society 5.0, dan penerapan revolusi industri 4.0 ke dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Beralih Status Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Sejak 2014, Ini Harapan Rektor Unsika Sri Mulyani

Baca juga: Unsika Turut Serta Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Petani Hutan di Karawang

"Puncak dari kegiatan UNIC 2021 ditutup dengan seminar nasional yang bertema 'Peluang dan Tantangan Inovasi di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 Menuju Indonesia Emas 2045," tetang Sri.

Sri melanjutkan dalam kegiatan ini dihadirkan pemateri dari instansi pemerintah maupun akademisi.

Mulai dari BPK RI AKN V Prof Dr. Barullah Akbar,  Stafsus Menko PMK Prof Dr. Ravik Karsidi, serta Prof Ir. Nizam selaku Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi yang diwakilkan oleh Prof Aris Junaidi, Ph.D selaku Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswan.

Kegiatan seminar ini dihadiri sebanyak 90 peserta secara luring dan 1.129 secara daring melalui platform zoom meeting juga disiarkan secara live melalui kanal youtube official Unsika dan UNIC 2021.

Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika). (TribunBekasi.com/Muhammad Azzam)

 

Prof. Dr. Ravik Karsidi, menyampaikan dampak digitalisasi, tantangan yang dihadapi saat ini, kondisi dan tuntutan yang dihadapai generasi milennial pada era sekarang serta bagaimana SDM unggul diperlukan untuk mencapai Indonesia tangguh.

Terdapat 3 poin penting yang disebut sebagai keunggulan terpadu 3C yang diperlukan SDM yaitu competency (sikap), capability (kapabilitas), dan capacity (kesanggupan).

Sementara Prof. Dr. Barullah Akbar, menyapaikan mengenai strategi membangun karakter generasi yang unggul muda dalam menghadapi era society 5.0.

Bagaimana perkembangan era industri 4.0 dan tantangan society 5.0 dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pengembangan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia, dan penerapan society 5.0 pada pelaksanaan tugas BPK.

Kemudian materi yang disampaikan oleh Prof. drh. Aris Junaidi, mengenai yang berhubungan dengan program-program yang disediakan oleh Kemdikbud untuk menciptakan SDM unggul dan mewadahi mahasiswa untuk bersinergi dalam program-program yang disediakan.

Selain itu dalam seminar ini menampilkan paguyuban rakyat seni unsika (parasika), tari rampak gendang jaipong, pengumuman pemenang lomba UNIC, launching buku hasil karya 10 finalis terbaik dan pemutaran video.at malam member group. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved