Breaking News:

Berita Bisnis

Terkait Maraknya Pinjaman Online, OJK Berikan Empat Tips Ini bagi Calon Nasabah

Untuk menghindar hal-hal yang tidak diinginkan, Satgas SWI-OJK pun meminta masyarakat untuk mewaspadai pinjol ilegal.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com
Ilustrasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

TRIBUNBEKASI.COM — Aparat kepolisian sudah beberapa kali mengungkap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal setelah mendapat perintah langsung dari Presiden Joko Widodo, akhir-akhir ini. 

Keberadaan pinjol ilegal pun telah menjadi momok bagi masyarakat. Mereka tidak segan-segan mengintimidasi apabila nasabah kesulitan untuk membayar kewajibannya tepat waktu. 

Kepala Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L. Tobing mengatakan selama ini masyarakat mengeluhkan bunga tinggi yang diberikan pinjol ilegal.   

“Hal yang dikeluhkan masyarakat terkait pinjol ilegal itu karena memberikan bunga tinggi, melakukan teror dan intimidasi kalau nggak bayar. Itu yang utama,” ujar Tongam, baru-baru ini. 

Untuk menghindar hal semacam itu, Tongam pun meminta masyarakat untuk mewaspadai pinjol ilegal.

Menurut Tongam, ada empat tips yang bisa diterapkan masyarakat apabila ingin meminjam uang. 

Tips pertama adalah masyarakat diimbau hanya meminjam dari pinjol resmi yang berlisensi OJK. Tips berikutnya yakni masyarakat disarankan agar tidak meminjam melebihi kemampuan.  

“Kalau meminjam, usahakan meminjam sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar. Jangan meminjam gali lobang tutup lobang,” katanya. 

Tips ketiga pinjaman sedapat mungkin untuk kegiatan produktif. Tips terakhir yakni sebelum meminjam harus dipahami dulu syarat maupun ketentuan poinnya agar lebih disiplin. 

 

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved