Kasus Korupsi

Kejari Kabupaten Bekasi Cari Pihak Lain yang Diduga Terlibat Kasus Korupsi Retribusi Pelayanan Tera

Ada dua pejabat Dinas Perdagangan diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi pelayanan Tera/Tera Ulang tahun 2017.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
shuttstock/atstock productions via Kompas.com
Ilustrasi: Ada dua pejabat Dinas Perdagangan di Kabupaten Bekasi diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi pelayanan Tera/Tera Ulang tahun 2017. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi telah melakukan penahanan kepada dua pejabat Dinas Perdagangan.

Dua pejabat Dinas Perdagangan ini diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi pelayanan Tera/Tera Ulang tahun 2017.

Kejari Kabupaten Bekasi pun akan mencari pihak lain yang diduga terlibat kasus korupsi pelayanan tera tersebut.

Diketahui, dugaan kasus korupsi itu menyebabkan kerugian bagi pemda senilai Rp1,1 miliar akibat retribusinya tak disetorkan ke kas daerah.

Baca juga: Sebelum Meninggal, Saksi Kasus Dugaan Korupsi Sempat Kejang-kejang di Ruang Pemeriksaan Kejagung RI

Baca juga: Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Mendadak Meninggal Dunia di Ruang Pemeriksaan Kejagung RI

Baca juga: Mantan Kades Diduga Korupsi Ditangkap, Dipakai Buat Nikah Rp 552 Juta Hingga Investasi Berbau Mistis

Kasie Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Barkah Dwi Hatmoko mengatakan, penyidik masih terus melakukan pengembangan penyidikan penyalahgunaan pada retribusi tera.

"Masih pengambangan penyidikan meskipun sudah ada dua yang ditetapkan sebagai tersangka, masih ada target lainnya," katanya.

Meski demikian, siapa yang akan dilakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan, Hatmoko belum memberikan keterangan secara jelas.

Namun dia memastikan akan mengusut tuntas kasus ini.

"Nanti ya, kami belum bisa sampaikan, yang pasti akan ada pihak pihak lain untuk dimintai keterangan guna untuk pengembangan," ungkapnya.

Berdasarkan data berupa surat yang beredar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, surat perintah pengelolaan retribusi pelayanan Tera/Tera Ulang tahun 2017 pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi dengan Surat Perintah nomor : 800/ 790.I - Disdag/2017.

Dalam surat itu memerintahkan untuk, melaksanakan tugas sebagai pemegang kas metrologi legal, melaporkan hasil kegiatan kepada kepala dinas, dan surat perintah ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Namun hingga saat ini, bukti surat keterlibatan pejabat lainnya menjadi bahan pertimbangan penegak hukum untuk menjerat tersangka lainnya.

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menahan tersangka tindak pidana korupsi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved