Breaking News:

Kementerian BUMN Dorong Pertamina Kembangkan Teknologi Rendah Karbon

Kementerian BUMN terus mendorong Pertamina melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan global dalam pengembangan teknologi CCUS.

Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive.com
Menteri BUMN Erick Thohir. 

TRIBUNBEKASI.COM — PT Pertamina (Persero) bersama ExxonMobil Indonesia akan mengembangkan penerapan teknologi rendah karbon untuk mencapai emisi net-zero dalam mempromosikan global climate goals.

Pertamina telah menginisiasi beberapa proyek Carbon Capture and Utilization and Storage (CCUS) pada lapangan migas dengan potensi pengurangan karbon dioksida hingga 18 juta ton. Hal tersebut dilakukan demi mengurangi emisi di sektor hulu.

Teknologi CCS diaplikasikan melalui penerapan proses injeksi CO2 ke dalam lapisan subsurface untuk diterapkan pada depleted reservoir di wilayah kerja Pertamina, serta mengkaji potensi skema hubs and cluster.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, hal tersebut bagian dari misi penurunan emisi. Bahkan pihaknya juga telah memperkenalkan kebijakan Eco Lifestyle.

Kebijakan itu bertujuan untuk menciptakan tempat yang lebih baik bagi masa depan generasi Indonesia melalui inisiatif energi hijau.

Untuk mendukung langkah tersebut, Kementerian BUMN terus mendorong Pertamina untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan global dalam pengembangan teknologi CCUS.

"Kolaborasi CCUS ini merupakan langkah untuk mewujudkannya. Kemitraan ini sangat penting untuk mengurangi efek gas rumah kaca dan meningkatkan kapasitas produksi gas minyak nasional," ujar Erick Thohir, Selasa (2/11/2021).

Sebagai informasi, pemerintah saat ini tengah melakukan transformasi bisnis ke arah green economy, dan Pertamina mengejar target Pemerintah dalam pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui teknologi CCUS.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, salah satu pengembangan teknologi CCUS dilakukan di Lapangan Gundih, Cepu, Jawa Tengah yang terintegrasi dengan teknologi Enhanced Gas Recovery (EGR).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved