Breaking News:

Berita Bisnis

Fintek Syariah ETHIS Kantongi Izin Usaha dari OJK

Dengan telah diterbitkan izin usaha maka perusahaan berharap dapat semakin membantu pertumbuhan perekonomian syariah di Indonesia.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Platform fintech peer to peer lending ETHIS.co.id secara resmi telah mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

TRIBUNBEKASI.COM — Platform fintech peer to peer lending ETHIS.co.id secara resmi telah mengantongi izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan surat keterangan direktorat fintek OJK pada tanggal 17 September 2021 dengan nomor PKEP-104/D.05/2021.

CEO/CO-Founder ETHIS Ronald Yusuf Wijaya mengatakan dengan telah diterbitkan izin usaha maka perusahaan berharap dapat semakin membantu pertumbuhan perekonomian syariah di Indonesia.

Ronald yakin Indonesia memiliki potensi yang besar karena mayoritas 87 persen penduduknya adalah muslim.

“Dengan ditetapkannya status berizin, ini merupakan bagian dari komitmen ETHIS untuk terus mengembangkan dan mendorong keuangan digital berbasis syariah di Indonesia, tentu saja kami akan terus mengembangkan Sistem dan SDM untuk menunjang visi dan misi kami ini,” ungkap Ronald Yusuf Wijaya, dalam pernyataan resminya, Kamis (4/11/2021).

“Semoga dengan izin usaha yang diperoleh ETHIS Indonesia dari OJK ini dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat di Indonesia, sambil kami tingkatkan kerja sama strategis dengan lembaga pemerintah, lembaga keuangan, serta pendana institusi baik di Indonesia maupun global” sambung Ronald.

Dengan meningkatnya status ke Berizin operasional ini, kata Ronald, ETHIS Indonesia mengemban amanah besar yang diharapkan mampu memberikan keamanan dan kenyamanan lebih kepada para pengguna baik sebagai Pemberi dana (Lender)  maupun sebagai penerima dana (Borrower).

Ethis Indonesia menurut Ronald merupakan bagian dari ETHIS Global Group yang telah memiliki Perizinan Fintech di Malaysia (Platform Equity Crowdfunding), Dubai (Platform property Crowdfunding), dan saat ini sedang ekspansi ke beberapa jurisdiksi lainnya seperti Oman, Qatar, dan Turkey.

Sejak didirikan pada tahun 2014, ETHIS Group telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp 300 Milliar dengan total pengguna 31.000 lebih dari 84 negara hingga dengan saat ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan jasa penyelenggara fintek lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK.

“Masyarakat agar lebih selektif dalam memilih fintek. Pilihlah fintek yang sudah terdaftar atau yang sudah mengntongi izin dari OJK,” ungkap Wimboh Santoso, beberapa waktu lalu.

ETHIS adalah penyelenggara teknologi finansial syariah yang melayani pembiayaan berbasis Peer  to peer Financing, menghubungkan pemilik bisnis atau usaha dan komunitas pemberi pembiayaan secara digital.

ETHIS hadir untuk menciptakan iklim keuangan yang lebih inklusif bagi seluruh komunitas masyarakat Indonesia dengan system pembiayaan nisbah yang adil.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved