Berita Bekasi

Tersangka Kasus Korupsi Tera Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Kembalikan Uang Negara Rp 1,1 Miliar

Uang tersebut untuk sementara dititipkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sampai dengan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Istimewa
Uang kerugian negara sebesar Rp1,1 miliar yang dikembalikan dari ML dan ES kepada Kejari Kabupaten Bekasi. (Foto istimewa) 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Tersangka kasus korupsi pengelolaan retribusi pelayanan tera/tera ulang pada tahun 2017 di Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, yakni ML dan ES mengembalikan uang Rp 1,1 miliar kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas mengatakan jumlah uang yang dikembalikan merupakan total kerugian negara yang seharusnya disetorkan ke kas daerah.

"Berdasarkan berita acara dan hasil penghitungan BPKP, terdapat kerugian negara dalam perkara ini dengan total Rp 1,1 miliar dan semuanya telah dikembalikan oleh keduanya,” kata Ricky di Kantor Kejari Kabupaten Bekasi, Senin (15/11/2021).

Uang tersebut, kata dia, untuk sementara dititipkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi sampai dengan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Baca juga: Dua Menteri Jokowi Dipolisikan, Jaringan Aktivis ProDem: Bukan Korupsi Tapi Soal Kolusi Nepotisme

Baca juga: Kejari Kabupaten Bekasi Amankan Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Bulldozer

"Selanjutnya uang titipan tersebut dititipkan ke rekening Titipan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi di Bank Mandiri sampai dengan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap," ungkapnya.

Ia menambahkan, kendati uang negara tersebut telah dikembalikan bukan berarti proses hukum atas tindak pidana yang telah dilakukan keduanya dihapuskan.

Hanya saja, kata dia lagi, pengembalian kerugian negara tersebut akan menjadi pertimbangan bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menetapkan tuntutan. 

 

BERITA VIDEO : KEJARI DEPOK TETAPKAN KEPSEK TERSANGKA KORUPSI

 

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi melakukan penetapan tersangka kepada dua orang pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bekasi terkait perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan retribusi pelayanan tera/tera ulang pada tahun 2017 oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi.

"Untuk kasus ini, kami tetapkan dua tersangka berinisial ML dan ES. Dua orang ini adalah pejabat struktural di Dinas Perdagangan di tahun 2017," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Barkah Dwi Hatmoko, Rabu (27/10/2021).

ML kala itu diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang Perpasaran. Sedangkan ES menjabat sebagai Kepala Seksi Meteorologi Legal Bidang Pasar.

"Dugaan kasus tindak pidana korupsi ini, besaran retribusi yang tidak disetorkan ke kas daerah sebesar Rp1,1 miliar," katanya.

Atas perbuatannya, mereka disangkakan melanggar Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved