Berita Nasional

Akmal Marhali: Masak PSSI tidak Tahu Ada Pengaturan Skor di Sepak Bola Indonesia?

Pengamat sepak bola Akmal Marhali tak habis pikir PSSI sampai tak tahu adanya praktik pengaturan skor di sepak bola. Menurutnya, ini aneh.

Tribunnews.com
Pengamat sepak bola Akmal Marhali prihatin melihat praktik pengaturan skor di sepak bola. Dia minta Ketua Umum PSSI bisa membasminya. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Pengamat sepak bola Akmal Marhali meragukan pernyataan PSSI yang mengaku tidak mengetahui adanya praktik pengaturan skor di kompetisi sepak bola Indonesia. 

Menurut Akmal, sejumlah pengurus PSSI telah berada di federasi sepak bola Indonesia itu lebih dari 20 tahun.

Demikian disampaikan Akmal saat berbincang dengan Tribunnews.com di acara Superball Live, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Pembelaan Valencya: Ungkap Mantan Suami Memintanya 6 Kali Aborsi dan Pernah Tiduri Sepupunya Sendiri

"Saya itu tidak habis pikir kalau pengurus PSSI yang saat ini mengaku tidak tahu kalau terjadi praktik pengaturan skor. Kenapa? Karena pengurus PSSI saat ini kebanyakan yang sudah 10 sampai 20 tahun mengelola sepak bola di negeri ini," tutur Akmal.

"Wajar kalau kemudian masyarakat ragu, masak iya PSSI tidak tahu ada pengaturan skor?," Imbuhnya.

Menurut Akmal, PSSI masih gagal menemukan formula tepat memutus rantai praktik pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

"Masalahnya tidak ada langkah-langkah konkret untuk membenahi ini semua," kata Akmal. 

Kondisi ini diyakini Akmal merupakan masalah fundamental dalam ekosistem sepak bola tanah air. 

"Itu yang kemudian menjadi problem besar dan fundamental dari sepak bola kita, yang pada akhirnya merembet juga ke timnas kita," katanya.

Baca juga: Jangan Sampai Jadi Korban Mafia Tanah Seperti Nirina Zubir, Ini Imbauan Kakanwil BPN DKI Jakarta

Dia menegaskan, bila ingin tim nasional Indonesia berprestasi di kancah internasional, ekosistem kompetisi sepak bola di Indonesia harus dibenahi.

"Kita berharap timnas bagus, tapi kompetisi kita buruk. Tidak bisa," tegasnya.

Akmal pun menaruh harapan besar pada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk bisa menghentikan praktik mafia bola di kompetisi sepak bola Indonesia. 

Kehadiran Iriawan di pucuk kepemimpinan PSSI, disebut Akmal menjadi kesempatan besar memutus rantai praktik pengaturan skor yang masih marak terjadi. 

"Kami berharap besar kepada Pak Iriawan, jenderal bintang tiga polisi," kata Akmal.

Halaman
123
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved