Berita Kriminal
Penjambret Belepotan Lumpur Hitam Seluruh Badannya Usai Nyemplung ke Got
Dalam kondisi yang belepotan lumpur di sekujur tubuhnya dari wajah sampai dengan kaki, pelaku kemudian dibawa ke Pos RW 12.
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM — Seorang pemuda yang melakukan penjambretan telepon genggam di Jalan Teri 1, RT 016 RW 12, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara mendadak viral di media sosial.
Sebabnya, seluruh badan penjambret itu belepotan lumpur berwarna hitam usai dirinya tertangkap saat masuk ke got.
Dalam video yang viral di media sosial, pelaku terjebak dalam selokan hitam penuh lumpur. Pelaku itu pun hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak karena sejumlah warga telah mengepungnya.
Dalam kondisi yang belepotan lumpur di sekujur tubuhnya dari wajah sampai dengan kaki, pelaku kemudian dibawa ke Pos RW 12. Pelaku juga sempat dihajar warga saat menuju Pos RW 12.
Ketua RW 12 Pejagalan, Dadang Sumitra mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/11/2021) lalu. Ketika itu, pelaku baru saja menjambret telepon genggam milik seorang penumpang bajaj.
"Korban yang dijambret itu wanita lagi naik bajaj, itu wanita pengamen. Jadi dia mau istirahat naik bajaj, dipepet, dipinggir langsung dijambret," kata Dadang, Jumat (19/11/2021).
Aksi penjambretan ponsel itu terjadi di Jalan Moa. Sementara pelaku yang panik aksinya ketahuan, berusaha kabur ke Jalan Teri 1 untuk kemudian melompat dan bersembunyi di dalam selokan.
"Waktu diamankan ke sini dia belepotan air got, karena dia ngumpet di kolong. Ngakunya warga Muara Baru, dia tidak bawa identitas apa-apa," kata Dadang.
Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Rinaldo Aser mengatakan bahwa pelaku yang juga merupakan warga Muara Baru sudah dibawa ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut.
"Yang bersangkutan berinisial DS, usia sekitar 20 tahun. Kita sedang proses," ucap Rinaldo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/jambret-19nov.jpg)