Breaking News:

Lifestyle

Ibu yang Melahirkan Anak Prematur Perlu Penanganan Kesehatan, karena Alami Stres

Seorang ibu yang melahirkan anak prematur ternyata perlu diperhatikan kesehatannya, di samping si bayi.

Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Ilustrasi - Seorang ibu yang melahirkan bayi prematur harus mendapat penanganan kesehatan lebih. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Riset dari organisasi kesehatan dunia (WHO), 1 dari 10 anak lahir prematur.

Setiap tahun diperkirakan 15 juta anak di seluruh dunia lahir sebelum waktunya (lebih dari 3 minggu sebelumnya). 

Di Indonesia, mengacu data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2019 menunjukkan bahwa 84 persen kematian pada anak yang baru lahir di Indonesia disebabkan oleh kelahiran prematur.

Baca juga: Atta Halilintar tak Menyangka Dapat Kado Mobil Mewah dari Sahabat saat Ultah ke-27

Menurut Dr. dr. Rima Irwinda, Sp.OG(K), Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaterna, 
semakin pendek masa kehamilan, semakin besar pula risiko kematian dan morbiditas (derajat kesakitan).  

"Anak yang lahir secara prematur memiliki risiko lebih tinggi lahir dengan masalah kesehatan serius dan jangka panjang," kata dokter Rima dalam webinar bertajuk 'Tantangan dan Penanganan Kesehatan bagi Ibu dan Anak Kelahiran Prematur' yang digelar Specialized Nutrition Indonesia (Danone SN Indonesia), Rabu (17/11/2021).

Dokter Rima mengatakan, urgensi pertumbuhan anak lahir prematur, salah satunya adalah menerima perhatian dan stimulasi untuk perkembangan jangka panjang. 

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Beberkan Tips Cara Mencegah Penyakit di Kala Musim Hujan

"Selain si kecil, Ibu juga perlu mendapatkan perhatian untuk memulihkan diri,” ujarnya.

“Ibu yang melahirkan prematur memiliki kekhawatiran berlebih, stres, dan juga kelelahan karena si kecil harus diperhatikan lebih ekstra," imbuhnya.

Ia menjelaskan, faktor risiko yang berpotensi menyebabkan kelahiran prematur dapat dikategorikan dalam tiga karakteristik, yakni karakteristik ibu, karakteristik nutrisi, dan karakteristik kehamilan.

Karakteristik ibu terkait usia, kebiasaan merokok, dan kondisi psikologis ibu. 

Halaman
123
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved