Kabar Duka

Imelda Wigoena Kenang Perjuangan Verawaty Fajrin Saat Berlatih di Bukit Senayan, Panutan Atlet Muda

Rekan Verawaty Fajrin, Imelda Wigoena, tak bisa begitu saja melupakan kenangan indah saat masih bersama. Imelda terus ingat kegigihan Vera.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Pebulu tangkis legenda Imelda Wigoena menangis kejar saat dapat kabar rekannya Verawaty Fajrin meninggal dunia, Minggu (21/11/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Imelda Wigoena tak pernah bisa melupakan kenangannya bersama Verawaty Fajrin yang kini telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta.

Salah satu kenangan yang tak bisa dilupakan yakni saat dirinya bersama Verawaty menjalani latihan di area taman Senayan.

Baca juga: Anies Baswedan Mengenang Verawaty Fajrin, Kerap Menonton di Televisi saat Masih Sekolah

Di sana ada gundukan tanah yang menyerupai seperti bukit dan kerap dijadikan latihan fisik atlet-atlet Indonesia.

“Waktu itu ada pelatih fisik, Pak Tahir namanya. Dia itu memang bisa bangkitkan semangat atlet,” ujarnya, Minggu (21/11/2021).

“Saya ingat waktu lari di bukit Senayan naik-turun, itu si Vera di belakangnya ada Pak Tahir sambil bawa ranting pohon, kalau lambat dicambuk supaya larinya cepat,” lanjut Imelda kepada Tribunnews.

“Nah dari situ daripada kena cambuk si Vera latihannya jadi semangat banget, dia lari cepat,” sambungnya.

Dari kenangan itu pula, Imelda menilai bahwa Verawaty mempunyai semangat tinggi dan tak mau kalah.

Baca juga: Verawaty Fajrin Istirahat Terakhir di TPU Tanah Kusir, Makam Diurus Teman Bertanding

Hal itu terbukti dari penampilan Verawaty yang kerap mengharumkan Indonesia baik saat tampil di tunggal maupun ganda putri,

Saat turun di ganda, duet Imelda dan Verawaty menghasilkan juara Belanda Terbuka 1977, juara Denmark Terbuka 1979, Medali Emas Asian Games 1978, Juara All England 1979, Kanada Open 1979 dan finalis juara dunia 1980.

“Waktu di latihan memang kelihatan banget dia seperti itu, tidak mau kalah sehingga terbawa ke pertandingan,” ucapnya.

“Makanya dia selalu diandalkan kalau main di beregu,” imbuh Imelda.

“Saya harap atlet Indonesia juga mencontoh jiwa tak mau kalah dari Vera,” katanya lagi.

Baca juga: Polsek Jatiasih Buru Kawanan Begal Sadis yang Meresahkan dan Viral di Sosmed

“Jadi bukan mau menang saja, tapi juga ada rasa tak mau kalahnya,” kenang Imelda.

Menurut Imelda, Verawaty yang banyak menyumbangkan prestasi membanggakan untuk Indonesia mempunyai semangat tinggi dan rasa tak mau kalah dalam pertandingan.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved