Rabu, 29 April 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Berita Kriminal

Polisi Tangkap Tujuh Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Satu Anggota Ormas

Kapolres menekankan pihaknya akan menangani premanisme dan anarkis secara tegas. Siapapun yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Muh Azzam
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Aparat Satreskrim Polres Karawang menangkap tujuh orang yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap tiga orang anggota ormas GMBI hingga satu orang meningga dunia.

"Kami sudah mengamankan 7 orang yang diduga terlibat dalam bentrok kemarin. Beberapa orang masih kami kejar untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka," kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, pada Kamis (25/11/21).

Menurut Aldi, pihaknya hingga kini masih memburu para pelaku yang diperkirakan mencapai puluhan orang.

Aldi menekankan bahwa pihaknya akan menangani premanisme dan anarkis secara tegas. Siapapun yang bersalah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Negara harus hadir dan tidak boleh kalah oleh premanisme dan anarkisme. Siapapun itu akan kita hadapi jika mereka melanggar hukum," katanya.

Baca juga: Ketua GMBI Karawang Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota GMBI hingga Tewas

Baca juga: Bentrok Ormas di Karawang, Satu Mobil Dirusak dan Dua Orang Terluka Parah

Aldi mengatakan untuk mengantisipasi bentrok susulan pihaknya melakukan penebalan pasukan kemanan.

Sebanyak 700 personil gabungan dari Komando Resor Militer (Korem) 063/Sunan Gunung Jati, Kodim 0604 Karawang dan Polres Karawang dikerahkan untuk menjaga situasi keamanan di wilayah Karawang, Jawa Barat.

"Kami menerjunkan 700 personel untuk mengamankan situasi. Mereka saat ini sudah disebar disejumlah titik yang kami anggap rawan," katanya.

Ketua GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Karawang, Asep Mulyana, membenarkan kabar meninggalnya anggota GMBI yang dikeroyok di Jalan Interchange Karawang, tepatnya di depan Hotel Resinda pada Rabu (24/11/2021) siang.

"Iya betul meninggal," kata Asep saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, pada Kamis (25/11/2021).

Asep meminta aparat Kepolisian segera menangkap para pelaku pengrusakan tersebut. Dia sangat menyangkan aksi brutal yang dilakukan ormas yang mengatasnamakan tergabung dalam aliansi masyarakat karawang tersebut hingga anggota GMBI asal Rembang Jawa Tengah meninggal dunia.

"Kepada Kepolisian untuk menindak tegas siapapun itu pelakunya. Karena ini jelas pembunuhan," tegas Asep.

Satu mobil hancur dan dua orang terluka akibat bentrokan ormas (organisasi masyarakat) di Jalan Interchange, Kabupaten Karawang, pada Rabu (24/11/2021) siang.
Satu mobil hancur dan dua orang terluka akibat bentrokan ormas (organisasi masyarakat) di Jalan Interchange, Kabupaten Karawang, pada Rabu (24/11/2021) siang. (TribunBekasi.com)

Informasi yang berhasil dihimpun, korban bernama Achmad Sudir warga Lodan Wetan Rt/Rw 003/001 Kelurahan Lodan Wetan Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Provinsi Jawa Tengah.

Korban merupakan anggota GMBI Distrik Rembang Jawa Tengah. Korban meninggal setelah mengalami luka parah bagian kepala dan sejumlah tubuh lainnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved