Breaking News:

Berita Sepakbola

Jakmania Sebut Pemain Persija Jakarta Tampil Minder di Babak Pertama Vs Bali United

Statistik menunjukkan penguasaan bola diungguli oleh klub berjuluk Serdadu Tridatu, dengan 58 persen berbanding 42 persen. 

Dok. Pribadi
Sekum PP The Jakmania, Rajiva Rendy Baskoro. 

TRIBUNBEKASI.COM — The Jakmania menyoroti performa klub berjuluk Macan Kemayoran yang tumbang 0-1 saat laga melawan Bali United dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1, Kamis (25/11/2021) lalu.

Kekalahan yang dialami Persija Jakarta itu, dinilai Jakmania lebih karena para pemain tampil di lapangan tanpa rasa percaya diri yang tinggi, utamanya di babak pertama. 

"Persija di babak pertama kemarin bermain terlihat hati-hati, dan kebingungan atau terburu-buru, yang menyebabkan banyak kesalahan-kesalahan oper dan lain-lain," kata Sekum PP The Jakmania, Rajiva Rendy Baskoro, Sabtu (27/11/2021). 

Di laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo itu, dominasi Bali United atas Persija Jakarta sepanjang babak pertama sangat terlihat. 

Statistik menunjukkan penguasaan bola diungguli oleh klub berjuluk Serdadu Tridatu, dengan 58 persen berbanding 42 persen. 

Rajiva menyebut para pemain Persija seolah tidak memiliki kepercayaan diri. Dari yang diamatinya para penggawa Macan Kemayoran cenderung tidak berani mengolah bola.

"Mungkin secara materi pemain memang Bali United sedikit di atas. Itu yang menyebabkan pemain Persija tidak berani mengeksplorasi bola," tutur Rajiva.

"Kemudian adanya kelengahan yang menyebabkan Persija malah kecolongan gol," sambung dia. 

Kabid Litbang PP The Jakmania, Afrizal Kasriyanto menuturkan hal senada. Menurutnya Riko Simanjuntak dan kolega tampil kurang percaya diri di sepanjang babak pertama. 

"Tidak ada kepercayaan diri seperti sudah drop duluan sebelum tanding. Kemudian konsentrasi hilang," kata Afrizal.

Para penggawa Persija Jakarta bahkan disebut seolah takut mengolah bola, terbukti dengan selalu mengandalkan umpan-umpan panjang yang mengesankan seolah terburu-buru.

"Persija seperti takut pegang bola, cenderung melakukan long pass. Itu hilangnya kepercayaan diri, jadi megang bola seperti takut," ujar Afrizal.

Menurutnya mentalitas para pemain harus diperbaiki sesegera mungkin, utamanya bila ingin menggapai puncak klasemen Liga 1.

"Itu sih yang harus diperbaiki. Persija Jakarta secara teknis oke, tapi yang nonteknis ini yang terlalu banyak muncul sehingga kita belum bisa berada di papan atas," pungkas Afrizal.  (Tribunnews.com/Lusius Genik Lendong)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved