Dinilai Bisa Memicu Lonjakan Covid-19, Gubernur Ridwan Kamil Tolak Aksi 212 di Masjid Az-Zikra Bogor

Gelaran reuni 212 yang digelar PA 212 ditolak mentah-mentah oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Gelaran reuni 212 yang digelar PA 212 ditolak mentah-mentah oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

TRIBUNBEKASI.COM - Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) bakal gelar aksi 212 di Masjid Az-Zikra Bogor, Jawa Barat.

Namun, gelaran reuni 212 yang digelar PA 212 ini ditolak mentah-mentah oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil beralasan, pelaksanaan reuni 212 yang digelar ini, memicu kerumunan yang berujung lonjakan kasus Covid-19.

"Kita ini belum normal. Jadi sebaiknya dipertimbangkan untuk ditunda menunggu situasi lebih baik," kata Ridwan Kamil dalam Rapat KOPDAR Jawa Barat 2021 di Sentul Highland Cijayanti, Kabupaten Bogor, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Reuni Akbar Persaudaraan Alumni 212 Dipindah dari Monas ke Sentul Bogor, Wagub DKI Apresiasi Panitia

Baca juga: Tak Penuhi Syarat Rekomendasi Satgas Covid-19, Reuni Akbar 212 Tak Dapat Izin Polisi

Baca juga: Meski Jakarta Masuk PPKM Level 1, Wagub DKI Minta PA 212 Pertimbangkan Rencana Reuni Akbar di Monas

Pria yang biasa disapa Kang Emil ini mengatakan saat ini pemerintah sedang melakukan pengetatan terkait masih merebaknya Covid-19.

"Yang pasti hindari apapun yang sifatnya kerumunan, berkelompok atau desak-desakan di ruang publik," tegasnya.

Menurut dia, kalau kegiatan dilaksanakan di ruang privat, itu tidak masalah karena berada di ranah pribadi masing-masing.

Tetapi kalau aktivitas pengumpulan massa dilakukan di ruang publik maka pihaknya tidak merekomendasikan.

"Kita tidak rekomendasikan karena kita sedang melakukan pengetatan agar tidak terjadi lonjakan Covid-19," tutur Kang Emil.

Dia menambahkan, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama 27 Kabupaten/Kota sedang gencar melakukan vaksinasi Covid-19 agar target tercapai di akhir tahun.

"Jangan sampai ekonomi yang sudah membaik terkendala oleh kurangnya prokes," ungkap Kang Emil.

Selain pengetatan prokes, Pemprov Jawa Barat akan menerapkan PPKM Level 3 pada Natal dan Tahun Baru nanti.

Foto: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan inspeksi wisata di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jumat (26/6/2020).
Foto: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan inspeksi wisata di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jumat (26/6/2020). (TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah)

"PPKM Level 3 diberlakukan untuk mencegah lonjakan kasus. Apalagi sudah ada Covid-19 varian baru di beberapa negara," paparnya.

Berdasarkan laporan Bank Indonesia, semua indikator ekonomi membaik jelang akhir tahun.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved