Berita Bekasi

190 Kepala Keluarga Desa Lambangsari Tambun Selatan Tergusur Proyek Tol Becakayu, Ini Lokasinya

Kawasan RT 03/03 tercatat sebagai warga terbanyak yang kemungkinan akan banyak terimbas proyek.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Kepala Desa Lambangsari Pipit menjelaskan wilayahnya kemungkinan besar akan jadi lokasi dibangunnya proyek Tol Becakayu seksi 2B Marga Jaya-Tambun sepanjang 6,9 kilometer. 

TRIBUNBEKASI.COM, TAMBUN SELATAN --- Wilayah Desa Lambangsari Kecamatan Tambun Selatan kemungkinan besar akan menjadi lokasi dibangunnya proyek Tol Becakayu seksi 2B Marga Jaya-Tambun sepanjang 6,9 kilometer.

Hal itu diketahuinya setelah menghadiri pertemuan antara pihak pengembang dan ratusan warga di Desa Lambangsari, terutama bagi mereka yang tinggal di pinggir Jalan Raya Kalimalang.

"Ada tahapan dalam proses persiapan pembangunan Tol Becakayu, pertama tahap sosialisasi yang sekarang sudah dua kali pertemuan. Pertemuan itu namanya konsultasi publik yang membahas persetujuan warga," ucap Kepala Desa Lambangsari, Pipit, saat dikonfirmasi," Rabu (1/12/2021).

Pipit menjelaskan pertemuan tersebut baru menjabarkan mengenai desain gambar dan lokasi dimana proyek tersebut akan berdiri.

Baca juga: Warga Dukuh Sidorejo Klaten Kaya Mendadak, Terima Ganti Untung Miliaran Rupiah Proyek Tol Solo-Jogja

Baca juga: Dengar Suara Dentuman Keras Warga Sekitar Proyek Tol Cibiting-Cilincing Dibuat Kaget, Ternyata Ini

Setelah mendapatkan persetujuan, barulah ditentukan penetapan lokasi (penlok).

"Lokasinya di Kalimalang, jadi ada yang masuk ke pinggir Tol Jakarta-Cikampek, kalau saya lihat ada bundarannya sampai ke pinggir tol. Setelah ada persetujuan baru nanti proses penlok," tuturnya.

Sebanyak kurang lebih 190 KK yang bermukim di RW 1, 2 dan 3 turut menghadiri pertemuan untuk membahas rencana perpanjangan proyek Tol Becakayu.

BERITA VIDEO : TANAM SAYUR MAYUR DI  BAWAH TOL BECAKAYU

Kawasan RT 03/03 tercatat sebagai warga terbanyak yang kemungkinan akan banyak terimbas proyek.

"Kurang lebih ada 190 KK. Desa kami paling banyak terkena kalau memang terealisasi. Kalau yang kami lihat dari rencana peta, ada 3 RW yang kena, pertama RW 01 di RT 01, 02 dan 03, RW 02 hanya di RT 01, di sana cuma ada 6 rumah. Kemudian paling banyak RW 03 RW 03, di sana ada 100 KK," ucap Pipit.

Sosialisasi ke warga

Pengembang yang akan menggarap proyek perpanjangan Tol Becakayu di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, melakukan kegiatan sosialisasi kepada warga, Jumat (26/11/2021).

"Kami dari kecamatan hanya mendampingi saja terkait rencana pembangunan perpanjangan Tol Becakayu," kata Camat Tambun Selatan Junaefi saat dikonfirmasi, Jumat (26/11/2021).

Ia menjelaskan belum mendapatkan kepastian mengenai jumlah rumah yang lokasi akan terdampak proyek pembangunan.

Namun, proyek tersebut akan berdampak pada direlokasinya sejumlah rumah warga yang bermukim di tiga desa dan satu kelurahan.

"Belum tahu kepastian jumlahnya berapa rumah yang terdampak. Kami juga belum dapat desain rencananya seperti apa. Tapi proyeknya itu memanjang di Desa Setiadarma, Lambang Sari, Lambang Jaya dan Kelurahan Jatimulya," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan pembangunan jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) akan berlanjut sampai kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Targetnya, ruas tol tersebut akan beroperasi pada 2024.

Ruas tol di kawasan Tambun ini, merupakan bagian dari seksi 2B, yaitu Marga Jaya-Tambun sepanjang 6,9 kilometer (km) yang bisa bermanfaat bagi kendaraan yang hendak dan menuju ke kawasan industri. 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved