Jumat, 15 Mei 2026
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera
Kota Bekasi yang Nyaman dan Sejahtera

Covid19

Kemunculan Virus Corona Omicron, Menteri Perindustrian Minta Pekerja dan Pemilik Industri Tak panik

Varian virus Covid-19 omicron dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja industri manufaktur dalam negeri.

Tayang:
Editor: Panji Baskhara
Shutterstock/Imilian via Kompas.com
Foto Ilustrasi: Varian virus Covid-19 omicron dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja industri manufaktur dalam negeri. 

TRIBUNBEKASI.COM - Kemunculan virus corona omicron membuat masyarakat dunia kembali was-was, khususnya di Indonesia.

Namun, Kementerian Perindustrian buka suara terkait adanya potensi penyebaran virus Corona varian Omicron.

Dimana, varian virus Covid-19 omicron tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja industri manufaktur dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ungkap, para pelaku industri baik itu pengusaha atau pekerja untuk tetap tenang serta tidak panik.

Baca juga: Kemenkumham Ingatkan Masyarakat Waspadai Virus Omicron, Komjen Andap: Jangan Anggap Remeh Covid-19

Baca juga: Ilmuwan Ini Sebut Varian Baru Virus Corona Bernama Omicron Sangat Menakutkan, Berikut Penjelasannya

Baca juga: Kronologi Penemuan Virus Corona Omicron, Ilmuwan Ini Kaget Saat Mengurutkan Genom di Delapan Sampel

"Kinerja manufaktur sampai dengan hari ini menunjukkan posisi yang sangat baik. Kalau melihat adanya omicron, tentu harapan dari Kemenperin agar kita khususnya para pekerja industri dan pemilik industri agar tidak panik," ungkap Menteri Agus di Kantor Kemenperin saat ditemui belum lama ini.

Menperin juga mengatakan, yang terpenting adalah mengikuti anjuran atau aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah ataupun Kemenperin.

Menteri Agus berdasarkan catatannya mengungkapkan, saat wabah Covid-19 menyerang Indonesia, jumlah pekerja industri yang terpapar virus tersebut di lokasi tempat bekerja terbilang cukup rendah.

"Yang paling penting adalah ikuti surat edaran dari kami, ikuti sebaik-baiknya pengaturan yang sudah kami siapkan. insya Allah tidak ada lagi dampak penyebaran kasus Covid-19 di klaster industri," papar Menteri Agus.

"Dalam data kami per kemarin penyebaran Covid-19 di industri sangat rendah. Artinya kami berterimakasih kepada pimpinan industri yang telah menetapkan protokol kesehatan yang cukup baik," pungkasnya.

Kronologi Penemuan Omicron

Terungkap soal kronologi penemuan virus corona omicron.

Terungkapnya virus Covid-19 omicron ini diungkap seorang ilmuwan, Raquel Viana.

Raquel Viana ialah Kepala Sains di salah satu laboratorium Covid-19 swasta terbesar di Afrika Selatan.

Raquel Viana, menceritakan kronologi saat dirinya menemukan varian Covid-19 baru bernama omicron.

Viana mengaku menemukan varian tersebut saat sedang mengurutkan genom di delapan sampel virus corona pada Jumat (19/11/2021) lalu.

Sampel yang diuji di laboratorium, lanjut Viana, semuanya mengandung sejumlah besar mutasi.

Terutama pada protein lonjakan atau spike yang digunakan virus untuk memasuki sel manusia.

"Saya cukup terkejut dengan apa yang saya lihat. Saya mempertanyakan apakah ada yang salah dalam prosesnya," kata Viana kepada Reuters.

Setelah melihat urutan genom itu, pikiran Viana langsung tertuju bahwa sampel tersebut memiliki konsekuensi besar.

Oleh sebab itu, Viana bergegas menghubungi rekannya di Institut Nasional untuk Penyakit Menular (NICD) Johannesburg, pengurut gen, Daniel Amoako melalui telepon.

"Saya tidak cukup tahu bagaimana menyampaikannya kepada mereka. Bagi saya, itu terlihat seperti garis keturunan baru," kenangnya.

Kini, temuan varian Omicron di Afrika Selatan telah menyebabkan kekhawatiran global.

Imbasnya, negara-negara membatasi perjalanan dari Afrika Selatan dan memberlakukan pembatasan lain karena khawatir virus tersebut dapat menyebar dengan cepat bahkan pada populasi yang divaksinasi.

Setelah itu, Amoako dan tim di NICD bekerja keras hingga menghabiskan akhir pekan pada 20-21 November untuk menguji delapan sampel yang dikirim Viana.

Menurut mereka, semuanya memiliki mutasi yang sama.

Varian yang Baru Pertama Ditemukan

Amoako, Josie Everatt dan rekan lainnya di NICD merasa aneh dengan varian tersebut.

Bahkan, mereka sempat mengira urutan genom itu adalah sebuah kesalahan.

Namun, kemudian mereka teingat bahwa dalam seminggu terakhir, ada peningkatan Covid-19 secara tajam, yang mungkin mengindikasikan adanya mutan baru.

Selain itu, Viana telah diperingatkan akan adanya keanehan dalam sampel awal bulan ini oleh seorang rekannya.

Yakni, ada salah satu mutasi yang sekarang membedakan varian baru Omicron dari virus corona dari Delta yang dominan secara global.

"Satu-satunya varian yang mirip dengan itu adalah Alpha, dan kami belum pernah melihat Alpha (di Afrika Selatan) sejak Agustus," kenang Everatt saat mereka menguji sampel.

Pada 23 November lalu, setelah melakukan 32 pengujian di sekitar Johannesburg dan Pretoria, mereka bisa memastikan itu adalah varian baru.

"Itu menakutkan," ujar Everett.

Kasus Covid-19 di Afrika Selatan Meningkat karena Varian Omicron

Akhirnya, pada hari yang sama, tim NICD memberi tahu departemen kesehatan dan laboratorium lain di seluruh Afrika Selatan untuk melakukan pengurutan, yang kemudian mulai menghasilkan hasil serupa.

Kemudian, NICD memasukkan data ke dalam basis data sains global GISAID, dan menemukan bahwa Botswana dan Hong Kong juga telah melaporkan kasus dengan urutan gen yang sama.

Pada 24 November, pejabat NICD dan departemen memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pada tahap itu, kata Viana, lebih dari dua pertiga tes positif di Gauteng, provinsi Afrika Selatan yang mencakup Pretoria dan Johannesburg, menunjukkan pengurunan gen S, tanda bahwa Omicron sudah menjadi dominan.

Imbas temuan Omicron, tingkat infeksi Covid-19 harian di Afrika Selatan diperkirakan meningkat empat kali lipat menjadi lebih dari 10.000 pada akhir minggu ini.

Hal ini diungkap oleh aalah satu spesialis penyakit menular terkemuka di Afrika Selatan, Salim Abdool Karim, pada hari Senin.

Namun, pertanyaan penting seperti seberapa baik varian ini dalam menghindari kekebalan dari vaksin, seberapa parah gejalanya dibandingkan dengan verian sebelumnya, dan bagaimana perbedaannya di antara kelompok usia masih menjadi tanda tanya.

(Tribunnews.com/Bambang Ismoyo/Inza Maliana)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Omicron Bakal Ancam Industri Nasional, Menperin: Pekerja dan Pemilik Industri Jangan Panik" dan "Kronologi Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Varian Omicron, Kaget saat Lihat Urutan Genom"

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved