Breaking News:

Berita Bisnis

Targetkan TKDN di Kimia Farma Naik 20 Persen, Kementerian BUMN Upayakan Rigth Issue

Kementerian BUMN sedang mengupayakan penghimpunan dana baru untuk penguatan modal kerja Kimia Farma melalui rights issue.

Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews/Irwan Rismawan
Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansury. 

TRIBUNBEKASI.COM — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengupayakan kenaikan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di industri farmasi yang dikelola BUMN Kimia Farma.

Sebab saat ini sekitar 95 persen bahan baku obat di Kimia Farma kebutuhannya masih bergantung kepada impor.

Demikian diungkapkan oleh Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury, dalam rapat kerja Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (2/12/2021) lalu.

“Di Kimia Farma kita sedang menargetkan TKDN (tingkat komponen dalam negeri) di bahan baku obat yang pada saat ini diproduksi oleh Kimia Farma,” ucap Pahala.

“Jadi API (Active Pharmaceutical Ingredient/bahan baku obat) yang saat ini diproduksi di Indonesia masih 90 persen dari luar Indonesia, 95 persen dari luar Indonesia,” sambungnya.

Baca juga: Meski Kasus Aktif Menurun, Erick Thohir Tetap Cek Ketersediaan Obat Covid-19 di Kimia Farma

Baca juga: Karyawan Kimia Farma Terlibat Dugaan Terorisme Dikenakan Skorsing, Jika Terbukti Sanksinya Dipecat

Maka dari itu, Kementerian BUMN sedang mengupayakan penghimpunan dana baru untuk penguatan modal kerja Kimia Farma melalui rights issue.

Di mana, hasil dari rights issue ini bakal digunakan untuk menambah kapasitas bahan baku obat, agar tidak ketergantungan dengan impor.

“Jadi kita berharap dengan adanya right issue tersebut memperkuat struktur permodalan Kimia Farma. Bahan baku di Indonesia dan target kita 3 tahun ke depan komposisi TKDN bisa meningkat 20 persen, yang sebelumnya 95 persen menjadi 75 persen,” papar Pahala.

Wamen BUMN juga mengatakan, dana segar rights issue juga diharapkan dapat memperluas jaringan apotek dan layanan telemedicine Kimia Farma.

“Rights issue ini bukan hanya perkuat struktur permodalan Kimia Farma, melalui right issue juga akan digunakan dananya untuk memperluas network dan jaringan Apotek Kimia Farma dan meningkatkan jasa layanan telemedicine,” pungkas Pahala Mansury. (Tribunnews.com/Ismoyo)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved