Breaking News:

Info Baznas

BAZNAS Bantu Buka Akses Jalan Terputus Hingga Evakuasi Warga dan Hewan Ternak Imbas Erupsi Semeru

Jalur yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang pun terputus.

Editor: Dedy
Istimewa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama TNI dan relawan gabungan bahu membahu membuka akses jalan yang terputus akibat erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama TNI dan relawan gabungan bahu membahu membuka akses jalan yang terputus akibat erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Tim BAZNAS juga melakukan proses evakuasi warga dan hewan ternak menyusul terjadinya erupsi kembali pada Senin, (6/12/2021) pukul. 07.53 WIB.

Akibat erupsi, akses menuju jembatan Gladak Perak di Kecamatan Candipuro tak bisa dilintasi karena banyaknya pohon bambu dan longsoran tanah yang menutupi jalan.

Jalur yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang pun terputus.

Baca juga: Pusat Kajian BAZNAS: 20.953 Jiwa dari Keluarga Tak Mampu di 8 Desa Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Baca juga: Hadapi Bencana Erupsi Semeru, BAZNAS Ajak Masyarakat Gelar Doa Bersama

"BAZNAS bersama TNI dan dibantu relawan lain membuka akses jalan menuju Jembatan Gladak Perak yang tertutup akibat erupsi. Selain pembukaan jalan, tim BAZNAS dan relawan lain terus melakukan pencarian korban bencana yang diduga masih tertimbun longsor," kata tim BAZNAS Tanggap Bencana, Maulana Ardiansyah dalam siaran resminya, Selasa (7/12/2021).

Dia menjelaskan, tim BAZNAS juga membantu evakuasi warga dan hewan ternak ke tempat yang lebih aman menyusul kembali terjadinya erupsi, pada Senin (6/12/2021) pukul. 07.53 WIB.

Pusat Kajian (Puskas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengungkapkan, jumlah fakir miskin yang terdampak erupsi Gunung Semeru di 8 Desa, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mencapai lebih dari 20.953 orang.
Pusat Kajian (Puskas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengungkapkan, jumlah fakir miskin yang terdampak erupsi Gunung Semeru di 8 Desa, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, mencapai lebih dari 20.953 orang. (Istimewa)

"BAZNAS membantu melakukan evakuasi warga di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Selain itu kami juga turut membantu evakuasi hewan ternak milik warga dengan menggunakan mobil pickup,” tuturnya.

Pada hari ketiga respon bencana, BAZNAS terus melakukan pelayanan kepada warga terdampak, seperti pelayanan kesehatan, pembagian masker, dan proses evakuasi empat jenazah. 

"Kebutuhan masker juga sangat penting di tengah bencana erupsi gunung, partikel dari abu vulkanik berbahaya ketika terhirup," urainya.

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 1 km dari kawah puncak Gunung Semeru dan radius 5 km arah bukaan kawah di sektor tenggara selatan.

Masyarakat juga harus mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Berdasarkan laporan hingga pukul 17.30 WIB, BNPB mencatat ada 22 orang yang meninggal dunia dan ribuan orang yang mengungsi. (*)
  
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved