Breaking News:

Berita Nasional

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual, Pendiri IFLC Mendesak Pemerintah Mengesahkan RUU TPKS

Pendiri IFLC, Nur Setia Alam Prawiranegara, mendesak pemerintah agar melakukan pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Penulis: Panji Baskhara | Editor: Panji Baskhara
Kompas.com
Foto Ilustrasi: Pendiri IFLC, Nur Setia Alam Prawiranegara, mendesak pemerintah agar melakukan pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). 

TRIBUNBEKASI.COM - Pendiri Indonesian Feminist Lawyers Club (IFLC), Nur Setia Alam Prawiranegara, mendesak pemerintah agar melakukan pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Desakan ini dilatarbelakangi, karena beragam kasus kekerasan seksual bermunculan beberapa waktu terakhir di Indonesia.

Nur Setia Alam Prawiranegara, bahkan sebut Indonesia saat ini sudah dalam kondisi darurat kekerasan seksual.

Belum lama ini, telah terungkap sebuah kasus dugaan kasus kekerasan seksual di wilayah Luwu Timur.

Baca juga: Dosen UNJ Diduga Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi, Pihak Rektorat Tangani Hati-hati

Baca juga: ABG Berusia 17 Tahun Dibawa Kabur Seorang Pemuda, Korban Dirudapaksa Sampai Linglung di Kamar Hotel

Baca juga: Jumlah Korban Rudapaksa Guru Pesantren Ternyata Mencapai 21 Santriwati, Ada yang Sampai Hamil

Dimana seorang ayah kandung yang terdekat tega melukai masa depan dari tiga orang anak-anaknya.

Kini, kembali muncul kekerasan seksual oleh pimpinan pesantren berinisial HW.

HW merudapaksa santriwati-santriwatinya dalam kurun waktu yang lama.

Diduga para korban tidak mampu berbuat apa-apa, karena mengalami goncangan jiwa atau tertekan.

Sehingga, harus diteliti kembali kondisi kejiwaan para korban tersebut.

"Sangat disayangkan kejadian tersebut baru diketahui karena setelah menjadi viral. Namun sepertinya ada upaya sengaja ditutupi pihak tertentu dengan alasan kasihan terhadap korban jika dipublikasikan" kata Nur, pada Senin (13/12/2021) dalam keterangan tertulisnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved