Breaking News:

Ketua KPK Mengeluh Kekurangan Personel ke Presiden Jokowi, MAKI: 57 Pegawai Teruji Malah Ditendang

Firli Bahuri, sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengeluhkan instansinya kekurangan personel ke Presiden Jokowi.

Editor: Panji Baskhara
(Tribunnews/Irwan Rismawan)
Firli Bahuri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengeluh instansinya kekurangan personel di depan Presiden Joko Widodo RI (Jokowi). Foto: Ketua KPK, Firli Bahuri memberikan keterangan terkait penahanan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dini hari. KPK resmi menahan Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji terkait penanganan perkara yang ditangani oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNBEKASI.COM - Firli Bahuri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengeluh instansinya kekurangan personel.

Hal itu dikatakan Firli Bahuri saat puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021, di Gedung Juang KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2021).

Pernyataannya juga diungkapkan Firli Bahuri tepat di depan Presiden Joko Widodo RI (Jokowi) yang hadir di acara Hakordia 2021 tersebut.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengomentari pernyataan Firli Bahuri.

Baca juga: Kapolri Kembangkan Korps Pemberantas Korupsi yang Pernah Digagas Tito Karnavian

Baca juga: Jenderal TNI Bintang Satu Ini Jadi Tersangka Kasus Korupsi Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat

Baca juga: Korupsi Dana Bantuan Sekolah di SMKN 2 Karawang, Mantan Bendahara baru Kembalikan Uang Rp 250 Juta

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menilai pernyataan Firli tersebut kontradiktif.

Alasannya, Firli justru malah memecat 57 pegawai melalui metode tes wawasan kebangsaan (TWK), yang menurut Boyamin, ke-57 pegawai KPK itu memiliki rekam jejak mumpuni dalam pemberantasan korupsi.

"Ditambah 57 teruji malah ditendang dengan TWK," kata Boyamin kepada Tribunnews.com, Sabtu (11/12/2021).

Seperti diketahui, di hadapan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021, Firli Bahuri mengungkapkan KPK kekurangan orang.

"KPK tentu sangat menyadari atas keterbatasannya, hanya 1602 sumber daya manusia yang ada di KPK," ucap Firli di Gedung Juang KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2021).

Firli mengatakan KPK bukan hanya kekurangan personel.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved