Breaking News:

Berita Nasional

Angkutan Penyeberangan Pelabuhan Diprediksi Naik 29 Persen, ASDP Pastikan Kapasitas Kapal Memadai

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi memastikan kapasitas kapal dan fasilitas bagi publik memadai selama periode layanan Nataru ini.

Editor: Ichwan Chasani
Kompas.com/Rahman Patty
Ilustrasi - Layanan penyeberangan pelabuhan. 

TRIBUNBEKASI.COM — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersiap melayani angkutan penyeberangan dan pelabuhan selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengatakan bahwa pada periode Nataru ini, tercatat ada 12 lintasan penyeberangan yang terpantau secara nasional.

Lintasan penyeberangan tersebut yakni lintasan Merak-Bakauheni, Bakauheni-Merak, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Hunimua-Waipirit, Tanjung Kelian-Tanjung Api api, Bitung-Ternate, Bastiong-Bitung, Telaga Punggur-Tanjung Uban, Kupang-Rote, dan Ajibata-Ambarita.

Ira memprediksikan, total penumpang di 12 lintasan pantauan nasional periode Nataru ini mencapai 2,57 juta atau naik 29 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1,99 juta orang.

Baca juga: Torehkan Rekor Baru, PNBP Subsektor Perikanan Tangkap KKP Kini Tembus Rp700 Miliar

Diikuti jumlah kendaraan roda dua sebanyak 154.512 unit atau naik 14 persen dibanding realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 135.533 unit, dan kendaraan roda 4 sebanyak 484.096 unit atau naik 15,4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 419.639 unit.

“Kami berkomitmen untuk tetap menghadirkan layanan penyeberangan prima kepada seluruh pengguna jasa,” ujar Ira, Rabu (15/12/2021).

“Periode Nataru ini tidak ada penyekatan namun lebih kepada pengetatan perjalanan. Namun ASDP memastikan kapasitas kapal dan fasilitas bagi publik memadai selama periode layanan Nataru ini," sambungnya.

Baca juga: Hingga November 2021, Laba Krakatau Steel Tembus Rp1 Triliun

ASDP telah mengantisipasi layanan penumpang dan kendaraan, khususnya di lintas Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk pada periode libur Nataru ini diperkirakan tidak terjadi kenaikan yang signifikan.

Mengingat, lanjut Ira, adanya anjuran Pemerintah untuk menekan pergerakan masyarakat demi menekan lonjakan kasus Covid-19, khususnya di sektor transportasi.

Pada periode Nataru tahun ini, diperkirakan tren kenaikan kendaraan roda dua di lintas Merak-Bakauheni sebesar 12 persen dan roda 4 sebesar 11 persen.

Baca juga: Dijadwalkan Grand Launching April 2022, Pembangunan JIS Sudah Capai 87 Persen

Sedangkan di lintas Ketapang-Gilimanuk tren kenaikan roda dua sebesar 23 persen dan kendaraan roda 3 sebesar 25 persen.

"Fokus dan prioritas kami mengatur layanan sebaik-baiknya agar tidak terjadi antrian kendaraan, penumpukan penumpang, serta penerapan protokol kesehatan seluruh penumpang ferry," pungkas Ira. (Tribunnews.com/Ismoyo)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved