Covid19
Pandemi Covid-19, Pengerajin Batik Hingga Komunitas Angkringan Serukan Gerakan Berani Bangkit
Terdampak pandemi Covid-19, komunitas pengerajin Batik hingga komunitas angkringan serukan gerakan berani bangkit.
Penulis: Panji Baskhara | Editor: Panji Baskhara
TRIBUNBEKASI.COM - Pandemi Covid-19, berdampak besar ke pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Pandemi Covid-19 melanda dua tahun ini, juga berdampak kepada sektor ekonomi masyarakat di seluruh wilayah.
Tak ayal, dampak ini juga turut dirasakan oleh sejumlah komunitas pengerajin batik hingga komunitas angkringan di Solo Jawa Tengah.
Penghasilan mereka terbilang sangat turun drastis di masa pandemi Covid-19.
Baca juga: Antisipasi Gelombang III Covid-19 di Kota Bekasi Sudah Disiapkan Sejak Dini
Baca juga: Seberapa Pentingkah Vaksin Anak 6-11 Tahun, Ini Kata Dokter Penanganan Covid-19 Kota Bekasi
Baca juga: Muncul Virus Corona Varian Omicron, Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Dinilai Sudah Mendesak
Mereka pun ingin kembali bangkit dan memulai hidup di masa pemulihan pandemi Covid-19.
Maka itu, mereka pun menyerukan gerakan Berani Bangkit.
Kini relawan ini hadir langsung kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Kota Solo.
"Kami disini berikrar, bahwa para pengerajin batik dan komunitas angkringan di Solo harus bisa bangkit dari keterpurukan pasca pandemi covid-19," ucap Baril, Koordinator Komunitas Berani Bangkit, Kota Solo, Jumat (17/12/2021).
Berani Bangkit sendiri merupakan gerakan Nasional yang fokus kepada sektor pendidikan.
Tidak hanya itu, gerakan ini juga fokus membukakan lapangan kerja dan memenuhi kebutuhan pokok ibu rumah tangga.
"Gerakan Berani Bangkit berupaya gerakkan masyarakat agar saling peduli dengan sesama. Mengingat, Indonesia bahkan dunia masih menghadapi krisis kesehatan," lanjutnya.
Lalu, Berani Bangkit berkomitmen terus berusaha memulihkan tatanan perekonomian nasional, demi hadirnya kepastian masa depan bangsa.
"Jika masyarakat saling menguatkan maka krisis yang ada saat ini akan dapat terselesaikan dengan cepat" ucapnya.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengucapan ikrar relawan berani bangkit dan anggota dari Komunitas-komunitas kota Solo.
Diketahui pada kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pengerajin Batik dan pedagang angkirngan yang ada di Kota Solo.
"Gerakan ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin peduli, dan bangkit bersama melawan pandemi Covid-19," ujar Zainal Abidin selaku Deputi Relawan Koordinator Nasional Berani Bangkit.
(TribunBekasi.com/BAS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/komunitas-pengerajin-batik-dan-komunitas-angkringan.jpg)