Berita Komunitas

Rayakan HUT ke-7, Run For Indonesia Gelar Latber dan Dengar Pengalaman Pemegang Six Stars WMM

Kegiatan peringatan hari ulang tahun tersebut hanya dilakukan dengan lari bersama di SUGBK disertai acara tiup lilin.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Miftahul Munir
Komunitas Run For Indonesia (RFI) merayakan hari ulang tahun ke-7, di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (18/12/2021) pagi. 

TRIBUNBEKASI.COM — Run For Indonesia (RFI) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-7 komunitas para pelari tersebut di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (18/12/2021) pagi.

CO Founder RFI Neil Banderas mengatakan, kegiatan peringatan hari ulang tahun tersebut hanya dilakukan dengan lari bersama di SUGBK disertai acara tiup lilin.

"Sebenarnya ulang tahun RFI itu jatuh pada 7 Desember 2021, tapi kami baru rayakan hari ini," ujar dia, Sabtu (18/12/2021).

Selain kegiatan lari bersama, pihaknya juga ingin mendengar pengalaman pemegang Six Stars WMM. Sebab, nantinya pengalaman itu akan memjadi bahan persiapan anggota lain untuk mengikuti kegiatan Six Stars WMM.

"Habis itu kita foto-foto, ramah tamah dan selesai," tutur dia.

Namun demikian, kata Neil, sampai saat ini dirinya belum mengetahui apakah bakal mengikuti kegiatan lomba atau tidak dalam waktu dekat. Mengingat, situasi saat ini masih pandemi Covid-19 dan tidak ada kejelasan kegiatan lomba lari.

"Kalau ke depan paling kami latihan bareng saja, karena kan tujuannya agar semua sehat," jelas dia.

Sementara itu, Founder RFI Willy Sanjaya menjelaskan secara singkat arti dari Six Stars World Majors Marathon yang sudah diikuti oleh beberapa anggota komunitas tersebut.

Six Stars WMM merupakan ajang bergengsi lari maraton yang selalu berada di enam kota di enam negara.

Sebab, enam negara seperti Tokyo, Boston, London, Berlin, Chicago dan New York memiliki pelari maraton terbaik sejak tahun 2006.

"Ketika sudah ada enam Negara ini, mereka (WMM) akan menjanjikan ada negara ke tujuhnya, sampai saat ini belum ada Negara ke tujuhnya," tuturnya.

Ia berharap, Indonesia bisa menjadi negara ke tujuh dari WMM karena memang banyak peminat lari maraton.

Sebab, WMM itu ajang bergengsi sama seperti pertandingan sepak bola mengejar piala dunia, piala eropa.

"Kalau di lari orang mengejar Six Starsnya, jadi negara yang diakui secara peraturan, secara safety, secara rute dan secara dukungan dari masyarakatnya," ucap dia.

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved