Breaking News:

Berita Bisnis

Pelindo Targetkan Inbreng Saham Empat Sub-Holding Selesai Awal 2022

Target untuk pelaksanaan inbreng saham kepada Sub Holding yakni pada Januari 2022.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. Pelindo I
Petugas operasional di Terminal Petikemas Belawan tengah melaksanakan tugasnya. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I hingga IV segera bergabung atau merger jadi satu dengan nama Pelindo sesuai keputusan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

TRIBUNBEKASI.COM — Kementerian BUMN telah menggabungkan Pelindo I hingga IV menjadi Pelindo disusul dengan pembentukan empat Sub-Holding di bawahnya untuk mengelola bisnis inti perusahaan.

Masing-masing Sub-Holding ini menjadi induk bagi anak perusahaan eks Pelindo I hingga IV sesuai dengan lini bisnisnya.

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Mulyono mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari program sinergi integrasi BUMN layanan kepelabuhanan.

Empat sub-holding Pelindo yang telah dibentuk tersebut adalah PT Pelindo Terminal Petikemas guna melakukan pengelolaan klaster bisnis petikemas. Kemudian PT Pelindo Multi Terminal guna melakukan pengelolaan klaster bisnis non petikemas.

Selanjutnya PT Pelindo Solusi Logistik guna melakukan pengelolaan klaster bisnis logistik dan pengembangan kawasan serta PT Pelindo Jasa Maritim guna melakukan pengelolaan klaster bisnis marine, peralatan, dan jasa kepelabuhanan lainnya.

“Langkah selanjutnya dari penggabungan Pelindo ini adalah aksi korporasi inbreng atau pengalihan saham milik Pelindo pada 20 Anak Perusahaan yang mengelola bisnis inti kepada Sub-Holding,” ujar Ali Mulyono di Jakarta, Senin (20/12/2021).

“Dengan menginduknya anak-anak perusahaan tersebut ke dalam sub-holding, diharapkan masing-masing klaster bisnis dapat dikelola secara lebih fokus dan optimal,” sambungnya.

Ali kembali menambahkan, target untuk pelaksanaan inbreng saham kepada Sub Holding yakni pada Januari 2022.

“Harapan kami pada kuartal II 2022, bisnis inti perusahaan pada masing-masing Sub Holding telah tertata dengan baik sehingga dapat terkonsolidasi sesuai klaster bisnisnya pada Sub-Holding,” tutupnya.

Sebagai informasi, berikut adalah 20 Anak Perusahaan, yang mengelola bisnis inti, yang akan masuk ke dalam empat Sub-Holding Pelindo.

Untuk PT Pelindo Terminal Peti Kemas akan mengelola yakni PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, PT IPC Terminal Petikemas, PT Kaltim Kariangau Terminal, PT Prima Multi Terminal, PT Prima Terminal Petikemas, PT Terminal Petikemas Surabaya, dan PT Terminal Teluk Lamong.

Berikutnya, PT Pelindo Multi Terminal akan mengelola PT Pelabuhan Tanjung Priok dan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk.

Selanjutnya PT Pelindo Solusi Logistik akan menjadi induk bagi PT Multi Terminal Indonesia, PT Nusantara Terminal Service, PT Prima Indonesia Logistik, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia, dan PT Prima Pengembangan Kawasan.

Dan enam Anak Perusahaan terakhir, yakni PT Energi Pelabuhan Indonesia, PT Equiport Inti Indonesia, PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia, PT Pelindo Marine Service, PT Pengerukan Indonesia dan PT Jasa Armada Indonesia Tbk bergabung dalam Sub-Holding PT Pelindo Jasa Maritim. (Tribunnews.com/Ismoyo)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved