Breaking News:

Berita Bisnis

Airnav Indonesia Catat 780-800 Penerbangan Per Hari Selama Desember 2021

Jumlah pergerakan penerbangan itu meningkat dua hingga tiga kali lipat dari jumlah sebelumnya, ketika pandemi Covid-19 sedang dalam puncaknya.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Kegiatan diskusi publik terkait menyikapi periode Natal dan Tahun Baru di masa Pandemi Covid-19, Selasa (21/12/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM —  Selama bulan Desember 2021 ini, AirNav Indonesia mencatat kenaikan jumlah pergerakan pesawat sebanyak 780-800 pergerakan pesawat dalam sehari.

Hal itu diungkapkan General Manager Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC), Endaryono, dalam diskusi publik terkait menyikapi periode Natal dan Tahun Baru di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, jumlah pergerakan penerbangan tersebut meningkat sebanyak dua hingga tiga kali lipat dari jumlah sebelumnya, ketika pandemi Covid-19 sedang dalam puncaknya beberapa waktu lalu.

"Untuk pergerakan penerbangan di awal Desember 2021 sampai dengan sebelum periode hari raya Natal ini, pergerakan pesawat cukup meningkat hingga mencampai 783 pergerakan pesawat dalam seharinya, mungkin bisa jadi mencapai 800 pergerakan, karena jumlahnya relatif naik turun," ujar Endaryono dalam acara yang berlangsung di terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: AP II Prediksi Penumpang pada Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Nataru di Soetta Naik 20 Persen

"Jumlah pergerakan pesawat sebelumnya itu ketika pandemi sedang pada puncaknya dan syarat penerbangan diperketat, aktivitas pesawat dalam seharinya itu hanya 250-300 pergerakan saja, dan sebenarnya sebelum pandemi traficnya perhari itu sampai 1.200 pergerakan pesawat," jelasnya.

Dari jumlah 780-800 pergerakan pesawat dalam sehari tersebut, 85 persen diantaranya merupakan penerbangan domestik dan sisanya adalah penerbangan internasional.

Endaryono menyebut, untuk penerbangan internasional umumnya menuju Singapura, Thailand serta Hongkong.

Namun, tidak sedikit juga jumlah penerbangan yang menuju kawasan Timur Tengah, seperti Turki hingga Uni Emirat Arab.

Baca juga: Digelar di Jakarta, Gebyar Kangen Jogja Hadirkan Lebih dari 50 Produk UKM

"Kalau perjalanan luar negeri itu favoritnya menuju Singapura, Bangkok (Thailand), Hongkong, bahkan ada yang sampai ke Turki dan Dubai (UAE)," kata dia.

"Kalau penerbangan domestik itu umum ya, seperti ke Kualanamu di Medan dan juga Pontianak yang lumayan padat aktivitasnya," imbuhnya.

Kendati demikian, AirNav Indonesia memastikan, kapasitas penerbangan selama periode libur nataru masih dalam tahap aman.

Baca juga: Gandeng Fintech Mekar, Bank Sampoerna Genjot Penyaluran Pembiayaan UMKM

Ia juga menuturkan, AirNav turut membantu pengaturan penerbangannya untuk mengantisipasi terjadinya menumpuk dalam satu waktu, dengan tidak mengatur penerbangan dalam jumlah yang banyak dalam satu waktu.

"Jadi AirNav juga turut membantu melakukan pengaturan penerbangan, agar  pergerakan penumpang dapat tetap terkendali, sehingga tidak terjadi penumpukan dalam satu waktu yang bersamaan," ucapnya.

"Ini merupakan kerja sama antara AirNav Indonesia dengan pengelola bandara yakni pihak Angkasa Pura dalam menyikapi masa liburan di periode natal dan tahun baru pada masa Pandemi Covid-19," tutup Endaryono.

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved