Breaking News:

Advertorial

Cara Mengetahui Bahwa Suplemen Makanan Aman dan Apa Saja Manfaatnya

Untuk membantu individu memenuhi kebutuhan nutrisi, para ahli kesehatan mengandalkan pendekatan suplemen.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Kent L. Bradley, M.D., M.B.A., M.P.H., Chief Health and Nutrition Officer, Herbalife Nutrition. 

TRIBUNBEKASI.COM — Menurut survei global Herbalife Nutrition dengan Council for Responsible Nutrition, sekitar 64 persen responden mengonsumsi vitamin, mineral, dan suplemen lainnya untuk mendukung kesehatan mereka.

Sebanyak 77 persen responden mengatakan mereka ingin mempelajari lebih lanjut tentang manfaat suplemen makanan, sementara yang lain memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan keamanan dan kemanjurannya.

Dalam studi tersebut, responden mengutip beberapa alasan mengapa mereka tidak memasukkan suplemen apa pun ke dalam makanan mereka: 20 persen percaya bahwa suplemen tidak berfungsi, sementara 16 persen tidak percaya bahwa supplemen aman dikonsumsi.

Kent L. Bradley, M.D., M.B.A., M.P.H., Chief Health and Nutrition Officer, Herbalife Nutrition mengatakan bahwa ketika datang untuk mencari informasi nutrisi yang akurat, konsumen mungkin merasa kewalahan, terutama online.

“Sebagai dokter, saya ingin mengungkap kesalahpahaman seputar suplemen makanan, sehingga konsumen dapat membuat keputusan yang terinformasi dan berpendidikan untuk kesehatan dan kesejahteraan mereka,” ujarnya baru-baru ini.

Berikut penulisan Kent L. Bradley, M.D., M.B.A., M.P.H., Chief Health and Nutrition Officer, Herbalife Nutrition terkait cara bagaimana mengetahui bahwa suplemen makanan aman dan apa saja manfaatnya.

Apakah suplemen benar-benar diperlukan?
Selama bertahun-tahun, orang-orang telah mengajukan pertanyaan kepada Kent L. Bradley seperti "Mengapa kita perlu mengonsumsi suplemen?" atau "Apakah suplemen sepadan?"

Idealnya, kita akan mendapatkan semua nutrisi dari makanan yang kita makan. Kata kunci di sini adalah "idealnya" karena hanya sedikit orang yang benar-benar mendapatkan jumlah makronutrien, mikronutrien, dan fitonutrien yang tepat dalam makanan kita setiap hari.

Dalam kehidupan modern kita yang sibuk, kita terus-menerus berlari dari titik A ke titik B dan meraih makanan di sepanjang jalan.

Ketika tubuh kita tidak mendapatkan cukup kalori dari makanan, otak menandakan kelaparan, dan perut kita bisa menggeram.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved