Breaking News:

Berita Bekasi

Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Bekasi Bakal Dikenakan Retribusi

Meski begitu, perusahaan pengguna TKA juga diwajibkan untuk menurunkan ilmu pengetahuannya kepada tenaga kerja lokal.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Tribunnews.com
Ilustrasi TENAGA KERJA ASING - Imigrasi Kelas I Bekasi mendeportasi 124 WNA karena melanggar keimigrasian. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi menggelar rapat paripurna Pengesahan Raperda Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing

Perda ini dibuat agar tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah Kabupaten Bekasi dapat dikenai retribusi.

Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) XIV DPRD Kabupaten Bekasi, Budiono mengatakan, di wilayah Kabupaten Bekasi terdapat sejumlah perusahaan asing yang berdiri, tenaga kerja di perusahaan tersebut dapat dipastikan menggunakan Tenaga Kerja Asing (TKA), sehingga perlu adanya penarikan retribusi bagi TKA yang bekerja di perusahaan tersebut.

Meski begitu, politisi Partai Perindo ini tak menampik jika tenaga kerja asing sangat dibutuhkan untuk mendukung produksi di suatu perusahaan.

Baca juga: BKKPD Kota Bekasi Tegaskan Rekrutmen Tenaga Kerja Kontrak Tidak Dipungut Biaya

Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Susun 29 Raperda Tahun Depan, Berikut Ini Penjelasan Lengkapnya

Meski begitu, perusahaan pengguna TKA juga diwajibkan untuk menurunkan ilmu pengetahuannya kepada tenaga kerja lokal.

"Jadi dalam perda ini kita tidak hanya mengatur soal retribusi saja, tetapi juga soal transfer ilmu ke tenaga kerja lokal. Sehingga jika nantinya kontrak kerja TKA berakhir maka tenaga kerja lokal juga mampu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan TKA tersebut," kata Budiono, Rabu (22/12/2021).

Pihaknya juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang harus dijalankan Bupati Bekasi.

BERITA VIDEO : WNA MASIH BISA MASUK KE INDONESIA SELAMA PPKM

 

Dalam catatannya, dinas ketenagakerjaan juga harus melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga kerja lokal agar bisa bersaing dengan tenaga kerja asing.

"Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan melakukan dan memperbanyak kegiatan pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja, penganguran dan membuat kesempatan perluasan kerja bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," harapnya.

Di tempat yang sama, Plt Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki berjanji bakal menindaklanjuti rekomendasi yang dimintai DPRD Kabupaten Bekasi.

"Segera kami sikapi dan ditindaklanjuti demi perbaikan atas penyelenggaraan urusan pemerintah yang secara teknis akan dilaksanakan melalui perangkat dinas terkait," katanya.

 
 
 
 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved