Breaking News:

Berita Bekasi

Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Bekasi Dikenakan Retribusi, Berikut Ini Penjelasan Pansus XIV DPRD

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi gelar rapat paripurna Pengesahan Raperda Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Kontan/Carolus Agus Waluyo
Ilustrasi: Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi gelar rapat paripurna Pengesahan Raperda Retribusi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Perda Retribusi Penggunaan TKA ini dibuat agar tenaga kerja asing bekerja di Kabupaten Bekasi dapat dikenakan retribusi.

Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) XIV DPRD Kabupaten Bekasi, Budiono mengatakan, di Kabupaten Bekasi ada sejumlah perusahaan asing berdiri, tenaga kerja di perusahaan itu dipastikan menggunakan TKA.

Sehingga perlu adanya penarikan retribusi bagi TKA yang bekerja di perusahaan tersebut.

Baca juga: Perkembangan Kasus Ibu dan Anak Diduga Menjadi Korban Pelecehan Seksual di Kota Bekasi Dipertanyakan

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Pelaut Cilik Menangis Ketakutan Disuntik Jarum

Baca juga: RAMALAN ZODIAK KARIER Besok Kamis 23 Desember 2021, Hasil Pekerjaan Capricorn buat Pimpinan Puas

Meski begitu, Politisi Partai Perindo ini tak menampik jika tenaga kerja asing sangat dibutuhkan untuk mendukung produksi di suatu perusahaan.

Meski begitu, perusahaan pengguna TKA juga diwajibkan untuk menurunkan ilmu pengetahuannya kepada tenaga kerja lokal.

"Jadi dalam perda ini kita tidak hanya mengatur soal retribusi saja, tetapi juga soal transfer ilmu ke tenaga kerja lokal."

"Sehingga jika nantinya kontrak kerja TKA berakhir maka tenaga kerja lokal juga mampu mengerjakan pekerjaan yang dilakukan TKA tersebut," kata Budiono, Rabu (22/12/2021).

Pihaknya juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang harus dijalankan Bupati Bekasi.

Dalam catatannya, dinas ketenagakerjaan juga harus melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga kerja lokal agar bisa bersaing dengan tenaga kerja asing.

"Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan melakukan dan perbanyak kegiatan pelatihan keterampilan bagi para pencari kerja, pengangguran dan membuat kesempatan perluasan kerja bagi masyarakat Kabupaten Bekasi," harapnya.

Di tempat yang sama, Plt Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki berjanji bakal menindaklanjuti rekomendasi yang dimintai DPRD Kabupaten Bekasi.

"Segera kami sikapi dan ditindaklanjuti demi perbaikan atas pengelenggaraan urusan pemerintah yang secara teknis akan dilaksanakan melalui perangkat dinas terkait," katanya.

(TribunBekasi.com/ABS)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved