Breaking News:

Covid19

Miris, Warga Indonesia Belanja Sampai ke Luar Negeri Tetapi Karantina Maunya Gratis di Wisma Atlet

Miris, warga Indonesia datang dari luar negeri memaksa untuk meminta karantina gratis di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Editor: Panji Baskhara
Twitter
Di media sosial Twitter beredar gambar penumpukan penumpang di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNBEKASI.COM - Miris, warga Indonesia datang dari luar negeri memaksa untuk meminta karantina gratis di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Padahal, kebanyakan dari mereka keluar negeri hanya untuk berbelanja semata.

Komandan Satgas Udara Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta Letkol Agus Listiono memberikan penjelasan.

Ia menyebut ada 50-60 wisatawan yang memaksa untuk dimasukkan ke Wisma Atlet per harinya.

Baca juga: Loloskan Selebgram Rachel Vennya saat Karantina di Wisma Atlet, Dua Oknum TNI Ditahan

Baca juga: RSDC Wisma Atlet Lockdown, Pemprov DKI Siapkan Rusun Nagrak jadi Karantina

Baca juga: RSD Wisma Atlet Lockdown, Efektif? Begini Penjelasan Epidemiolog

Untuk kemarin saja, Selasa (21/12/2021), ada 57 wisatawan yang akhirnya dimasukkan ke Wisma Atlet.

Para wisatawan dari luar negeri yang memaksa jalani karantina kesehatan di Wisma Atlet beralasan tidak memiliki uang.

"Alasannya uang, rata-rata itu (wisatawan minta karantina di Wisma Atlet) tidak punya uang," katanya Agus dalam rekam suara, Rabu (22/12/2021).

Padahal, menurut Agus, mereka yang minta untuk karantina gratis bertolak belakang dengan penampilannya atau latar belakang perjalanannya di luar negeri.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved