Breaking News:

Berita Bekasi

Halangi Proyek Perbaikan Tanggul, 16 Rumah dan Sekolah Madrasah di Desa Sumberurip Bakal Dibongkar

"Untuk sementara alat berat belum bisa masuk. Karena urusan dengan warga belum diselesaikan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Ilustrasi tanggul di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, PEBAYURAN --- Sebanyak 16 rumah dan satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, direncanakan bakal direlokasi untuk memudahkan alat berat agar tak menghalangi perbaikan tanggul Sungai Citarum

Kepala Desa Sumberurip, Jajang Sujai mengatakan, relokasi belasan bangunan tersebut dilakukan agar alat berat bisa mencapai titik tanggul yang akan diperbaiki.

Karena untuk mencapai tanggul kritis harus melalui rumah warga. 

"Untuk sementara alat berat belum bisa masuk. Karena urusan dengan warga belum diselesaikan. Khawatirnya warga enggak terima, soalnya kalau alat masuk pastinya nginjak tanah warga," kata Jajang saat dikonfirmasi, Jumat (24/12/2021). 

Dia mengatakan, 16 bangunan tersebut belum diketahui apakah akan dibongkar atau tidak.

Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Sambangi BBWS Singgung soal Perbaikan Tanggul dan Sungai yang Mulai Dangkal

Baca juga: Tanggul Jebol di Perumahan Bumi Nasio Indah Selesai Diperbaiki, BWSCC: Hanya Bersifat Sementara

Namun yang pasti, kata Jajang, alat berat membutuhkan tempat saat perbaikan tanggul dimulai. 

"Sebanyak 16 bangunan itu enggak di satu titik. Jadi kira-kira buat manuver alat berat aja. Untuk kelanjutannya tergantung Pemkab Bekasi, apakah bangunan itu akan dibongkar atau seperti apa," ucapnya. 

Warga yang tinggal di 16 rumah itu sampai saat ini belum tahu kapan tempat tinggalnya akan direlokasi. Termasuk soal ganti rugi yang akan diterima warga. 

"Sembilan hari yang lalu dari Bappeda, BBWSC, Tarkim, Dinas Pertanian dan Plt Bupati Bekasi (berkoordinasi) di rumah saya. Jadi intinya rumah itu akan dibebaskan. Cuma warga belum tahu sampai kapan atau berapa hari lagi dibereskan terkait ganti ruginya," ungkap Jajang. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved