Breaking News:

Berita Bekasi

PDAM Tirta Bhagasasi Raup Laba Rp 35 Miliar Sepanjang Tahun 2021, 55 Persen untuk PAD Pemkab Bekasi

"Pendapatan jelang akhir tahun ini, PDAM mengalami keuntungan yang meningkat dari anggaran yang kita rencanakan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Ilustrasi-- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi meraup laba hingga Rp 35 miliar sepanjang tahun 2021 untuk disumbangkan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai pendapatan asli daerah. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi meraup laba hingga Rp 35 miliar sepanjang tahun 2021 untuk disumbangkan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai pendapatan asli daerah.

Perusahaan pelat merah daerah itu tidak terpengaruh pandemi Covid-19 dan berkat upaya peningkatan layanan kepada masyarakat justru berimbas pada peningkatan penghasilan perusahaan.

"Pendapatan jelang akhir tahun ini, PDAM mengalami keuntungan yang meningkat dari anggaran yang kita rencanakan. Kita mendapatkan laba Rp 35 miliar," kata Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim di Cikarang, Jumat (24/12/2021).

Dia mengatakan dari keuntungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi selaku pemilik berhak menerima 55 persen laba sedangkan 45 persen sisanya digunakan PDAM untuk pengembangan usaha, pembayaran gaji pegawai, dana sosial, pendidikan, serta dana cadangan.

Baca juga: PDAM Tirta Bhagasasi Kaji Rencana Penyesuaian Tarif, Jika Disepakati Diterapkan Akhir Tahun Ini

Baca juga: Kejar Target Cakupan Layanan, PDAM Tirta Bhagasasi Buka Peluang Kerjasama dengan Swasta

"Mudah-mudahan di tahun depan kami mampu meraih keuntungan lebih besar dengan target minimal peningkatan keuntungan bertambah menjadi 20 persen dari tahun ini," katanya.

Selain rencana bisnis mendatang, kata dia, perusahaan juga akan memaksimalkan sisi pelayanan dengan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang berada di Kabupaten dan Kota Bekasi.

Usep mengaku sepanjang tahun ini perusahaan telah berhasil menambah produksi menjadi 3.846 liter per detik melalui pembangunan instalasi pengolahan air baru serta kerja sama badan usaha swasta dengan skema pembelian air curah.

BERITA VIDEO : BOCAN TERTIMPA CRANE AKHIRNYA BISA DISELAMATKAN DALAM KONDISI HIDUP

 

Di tahun yang sama, perusahaan juga mampu menambah jumlah pelanggan hingga 50.000 sambungan langganan atau mencapai target yang telah ditetapkan dalam rencana kerja anggaran perusahaan tahun 2021.

"Total pelanggan kini telah mencapai 300.000 sambungan lebih dan kami akan terus berupaya meningkatkan jumlahnya. Selaku perusahaan milik daerah tentu prioritas kami bukan hanya berorientasi profit namun juga social oriented melalui pelayanan masyarakat," katanya.

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved