Breaking News:

Berita Karawang

Kejari Karawang Bebaskan Terdakwa Seorang Buruh Serabutan dari Jeratan Hukuman, Ini Pertimbangannya

Terlihat Riwalin saat ditahan dua bulan istri dan anaknya harus pergi dari kontrakan karena tidak bisa membayarnya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Kejaksaan Negeri Karawang melakukan restorative justice (RJ) kepada seorang buruh serabutan yang menjadi terdakwa kasus penganiayaan di Pasar Baru Cilamaya, Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Kejaksaan Negeri Karawang melakukan restorative justice (RJ) kepada kasus penganiayaan di Pasar Baru Cilamaya, Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang.

Atas RJ itu terdakwa dibebaskan dari penuntutannnya berdasarkan surat ketetapan penghentian penuntutan kepala kejaksaan negeri karawang nomor : TAP-6143/M.2.26/Eoh.2/12/2021 tanggal 27 Desember 2021

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Martha Berliana Parulina mengatakan terdakwa yakni seorang buruh serabutan bernama Riwalin.

Perkara kasus terjadi pada Selasa (9/12/2021), Didi Faridi (korban) dan Dede Pia datang ke Pasar Baru Cilamaya, Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya ke warung milik Maman.

Baca juga: Kejaksaan Negeri Karawang Berhasil Selamatkan dan Pulihkan Uang Negara Senilai Rp 14,6 Miliar 

Baca juga: Bebas dari Perkara KDRT, Valencya Bakal Hadapi Kasus Lain, Kuasa Hukum Chan: Masih Ditangani Polisi

Sekitar Pukul 18.00 WIB, Nanang Kurap kakak dari Dede datang untuk menjemput Dede.

Sementara itu, Dede tengah dalam keadaan mabuk.

Nanang pun langsung menarik Dede yang tengah tertidur di lantai karena mabuk.

"Korban (Didi) yang tengah mabuk kemudian menegur Nanang, agar tidak menariknya dan membangunkan seperti itu. Akhirnya terjadi cekcok dan dorong-dorongan antara Didi dan Nanang," kata Martha, pada Senin (27/12/2021).

Selanjutnya, kata Martha, karena melihat Didi dan Nanang yang cekcok, terdakwa yang sehabis salat melihat mertuanya Nanang tengah cekcok dan dorong-dorongan dengan Didi.

Ia mencoba menolong dan mengambil besi kemudian memukulkannya kepada perut Didi hingga mengalami luka.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved